Jenni Julander – The Epoch Times

Arkeolog di Spanyol menemukan belati kristal berusia 5.000 tahun yang berasal dari peradaban prasejarah. Tidak hanya sebagai relik langka, namun para peneliti percaya penggunanya dinilai mengakses “kekuatan magis” dengan cara memegangnya tentang di antara kegunaan lainnya benda tersebut.

Temuan itu didapatkan di makam megalitik Montelirio tholos, terletak di barat daya Spanyol. Peneliti menemukan harta karun artefak. Di dalamnya ada 25 mata panah kristal, inti untuk membuat senjata. Temuan yang paling luar biasa adalah belati kristal yang berasal dari tahun 3000 SM.

(Courtesy of Miguel Ángel Blanco de la Rubia)

Mengutip dari My Modern Met, pembuatan belati tersebut membutuhkan keterampilan yang luar biasa. Tak jarang ditemukan kristal batu seperti ini di situs Iberia prasejarah akhir, tetapi konteks makamlah yang menjelaskan bagaimana barang-barang itu digunakan.

Penggaliannya membutuhkan waktu tiga tahun, dari 2007 hingga 2010, dan para peneliti akhirnya memublikasikan temuannya pada 2015.

(Courtesy of Miriam Luciañez Triviño)

Peneliti menyebutkan penempatan 25 jenazah yang ditemukan di dalam makam itu sangat penting. Sisa-sisa beberapa wanita ditemukan duduk dalam lingkaran di dekat sisa-sisa seseorang yang mungkin pernah menjadi kepala suku. Analisis mengungkapkan sejumlah wanita dan setidaknya seorang pria meninggal dunia karena menenggak racun.

(Courtesy of Miguel Ángel Blanco de la Rubia)

Temuan lainnya di makam itu terdapat pecahan bilah emas dan benda gading, serta “kain kafan atau pakaian yang terbuat dari puluhan ribu manik-manik dan dihiasi manik-manik kuning”.

Peneliti percaya panah kristal adalah semacam persembahan ritual, karena penempatannya bersama dalam sebuah kelompok. Belati kristal berukuran 8,5 inci ditemukan di ruang yang benar-benar terpisah yang ditempatkan dengan gagang dan sarung gading.

(Courtesy of Miguel Ángel Blanco de la Rubia)

Dikarenakan langkanya kristal di daerah tersebut, serta dibutuhkan keterampilan khusus untuk membuatnya,  peneliti percaya belati yang ditemukan dimiliki oleh seseorang yang memiliki kekuasaan.

“[Senjata kristal] mungkin mewakili perlengkapan pemakaman yang hanya dapat diakses oleh elit periode ini,” tulis para peneliti.

“Di sisi lain, kristal batu pasti memiliki makna simbolis sebagai bahan mentah yang ditanamkan dengan makna dan konotasi khusus. Literatur memberikan contoh masyarakat di mana kristal batu dan kuarsa sebagai bahan bakunya melambangkan vitalitas, kekuatan magis, dan relasi dengan nenek moyang. “

Meski demikian, fungsi utama belati kristal dan senjata kristal lainnya masih menjadi misteri. Namun demikian, penemuan ini menunjukkan tentang wawasan yang belum pernah ada sebelumnya tentang budaya prasejarah. (asr)

(Courtesy of Professor L. García Sanjuán)

Share

Video Popular