Erabaru.net. Sebuah peternakan di Lancashire, Inggris telah mendapat menghasilkan £ 50.000 atau sekitar Rp 961 juta sejak dimulainya pandemi dengan menawarkan pelanggan panggilan Zoom dengan kambingnya.

Apa yang dimulai sebagai lelucon kini telah menjadi penghasilan di Cronkshaw Fold Farm, di mana Anda harus membayar £ 5 atau sekitar Rp 95 ribu untuk melakukan panggilan Zoom dengan salah satu dari tujuh kambing mereka.

“Untuk harga murah £ 5 (semua mata uang dan negara diterima), Anda dapat memilih salah satu kambing kami untuk bergabung dengan Anda selama 5 menit untuk video call,”bunyi situs web itu.

Dot McCarthy, yang telah menjalankan perternakan sejak 2016, mengatakan kepada Farming UK bahwa dia mengemukakan ide tersebut pada temannya sebagai lelucon.

“Bermula dari candaan. Saya mengajukan ide ini, bilang pada karyawan saya Emma dan kami sepakat kalau itu ide yang gila dan harus memprioritaskan memikirkan ide lain yang bisa menghasilkan uang,” kata Dot.

“Saya memasangnya di situs web malam itu bersama dengan alamat email Emma untuk pemesanan. Saya bangun, saya mendapat banyak panggilan tak terjawab dari Emma yang mengatakan bahwa dia telah dibanjiri email dengan permintaan untuk panggilan Zoom dengan kambing, ‘ Dot menjelaskan.

Sejak layanan yang tidak biasa itu diluncurkan, kambing telah melakukan pertemuan dengan berbagai klien.

“Kami memiliki klien dari tim manajemen Facebook di Eropa, hingga staf rumah sakit yang membutuhkan penghiburan, hingga layanan gereja virtual – para pendeta tampaknya selalu memilih Mary si kambing dan saya senang mengatakan kami telah menghasilkan lebih dari £ 50 ribu, ‘kata Dot.

Dalam posting Facebook pada, 1 Februari, peternakan mengatakan uang yang dihasilkan dari biaya pemesanan £ 5 berarti dapat mempertahankan stafnya dalam pekerjaan serta menyediakan lingkungan kerja yang aman dari virus corona.

“Setiap dana tambahan yang terkumpul semuanya digunakan untuk memasang peralatan untuk membuat tenaga terbarukan di lokasi peternakan, mengalihkan mesin dari diesel ke listrik dan mengubah praktik ke model karbon serendah mungkin untuk membantu kami melakukan semua yang kami bisa untuk membantu mengatasi perubahan iklim,” kata mereka. (yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular