Erabaru.net. Seorang remaja penumpang gelap dari Kenya yang ‘sangat beruntung’ selamat dari suhu beku dengan menyelinap di roda pesawat kargo yang terbang dari London ke Belanda.

Remaja laki-laki berusia 16 tahun itu ditemukan di dalam roda pesawat yang mendarat di Bandara Maastricht, Belanda, setelah terbang dari Bandara Stansted di London, Inggris pada ketinggian 19.000 kaki.

Remaja itu beruntung masih hidup setelah sejumlah orang mati kedinginan karena mencoba hal yang sama karena suhu di bawah nol di ketinggian.

Dalam beberapa kasus orang meninggal dan jatuh ke laut dan pada tahun 2019 seorang penumpang gelap jatuh dari jet Kenya Airways menuju ke Heathrow dan ditemukan di teras taman di Clapham.

Dutch Royal Marechaussee – polisi angkatan bersenjata Belanda – telah men-tweet bahwa mereka yakin penumpang gelap itu adalah seorang bocah lelaki berusia 16 tahun dari Kenya dan bahwa dia sekarang berada di rumah sakit karena hipotermia.

Marechaussee memposting tweet tindak lanjut untuk mengatakan pasukan di Limburg akan menyelidiki hubungan ke geng perdagangan manusia sehubungan dengan penyelundup itu.

“Anak laki-laki Kenya berusia 16 tahun itu melakukannya dengan cukup baik,” tambah mereka.

“Dia sangat beruntung bisa melewati ini,” kata juru bicara Bandara Maastricht Aachen kepada netherlandsnewslive.

Menurut laporan, bocah itu diyakini telah naik pesawat dari Nairobi, Kenya, sebelum menuju ke Turki dan kemudian ke Inggris dan terakhir ke Belanda.

Seorang juru bicara dari Bandara Stansted, Londoin, mengatakan kepada MyLondon bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa anak laki-laki itu telah memasuki bandara ketika mendarat di London sebelum lepas landas lagi untuk perjalanan ke Belanda.

Penumpang gelap di pesawat jarang terjadi, dan sayangnya kebanyakan orang tidak selamat dalam perjalanan.

Kebanyakan penumpang gelap di bagian bawah roda bisa mati membeku atau jatuh dari tempat persembunyian selama penerbangan. (yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular