Kita tahu pada tahun 2020 yang baru berlalu bisa disebut sebagai tahun yang penuh bencana. Banyak hal tak terduga terjadi tahun itu. Misalnya, covid-19, krisis pangan, banjir dan bencana lainnya, sehingga banyak orang mulai bertanya-tanya jika mereka dapat memprediksi sesuatu sebelum terjadi bencana, apakah bisa mencegahnya? 

Pada Maret 2019, seorang pria berpakaian aneh tiba-tiba muncul di Kota Huanggang, Provinsi Hebei, Tiongkok. Penampilan dari pakaiannya jelas bukan model di era sekarang. Meskipun Kota Huanggang bukanlah kota metropolis tingkat pertama, tapi termasuk kota modern yang dihuni sekitar 7,4 juta orang. 

Di kota seperti itu, pria itu tampak menarik perhatian warga setempat. Pria ini mulai menggelar lapaknya ketika semakin banyak penonton. Dia mengeluarkan banyak pisau dapur tajam dari kantongnya. Melihat itu, penonton pun tak tahan berkata kepadanya, bahwa ia akan ditangkap karena menggelar lapak di pinggir jalan. 

Namun pria itu menjawab dengan nada dingin, “Pisau saya tidak untuk dijual. Jika Anda tertarik pisau saya, Anda bisa mengambilnya, syaratnya hanya satu, membuat surat pernyataan utang. Ketika prediksi saya menjadi kenyataan, saya akan ke rumah untuk menagih uang.”

Saat itu para penonton merasa penasaran, dan dalam sekejap, pisaunya pun habis diambil mereka. Tak lama kemudian, pria itu berkata, bahwa dia akan kembali untuk menagih uang ketika Kota Huanggang menjadi penjara. Penonton pun tertawa geli mendengar ucapan pria itu. Mereka menertawakan pria yang naïf itu. Bagaimana mungkin Kota Huanggang menjadi penjara?

Tak disangka, 10 bulan kemudian, tepatnya pada 23 Januari 2020, pemerintah kota Wuhan tiba-tiba mengumumkan penutupan kota. Dua jam kemudian, disusul Kota Huanggang yang juga mengumumkan lockdown. Saat itu, mereka tersentak kaget ternyata pria misterius itu bukanlah orang bodoh. 

Besar kemungkinan dia adalah pewaris Guiguzi (baca: Kui Ku Ce) yang terkenal itu, yakni She dao ren, sebuah profesi tradisional dan misterius. 

Guiguzi adalah tokoh representatif Taoisme semasa periode negara-negara berperang dan pencetus strategi politik. Karena tinggal di lembah hantu, maka dia menyebut dirinya Mr. Guigu yang berarti bapak lembah hantu. 

Mereka berkeliling dari desa ke desa, sambil membawa pisau dapur dan ramalan. Bagi yang ingin membeli pisaunya, tidak akan diminta dulu uangnya, mereka akan ke rumah untuk menagih uang ketika ramalannya terbukti. 

Untuk diketahui Guiguzi yang lahir sekitar tahun 400 SM, adalah seorang pemikir terkenal, politisi, ahli strategi militer Periode Musim Semi dan Musim Gugur dan Periode Negara-Negara Berperang (475 SM – 221 SM). 

Pada zaman itu, para ahli nujum pasti akan melihat bayangan mereka “she dao ren”  sebelum dunia akan mengalami perubahan besar. Mereka kerap muncul dan hilang secara misterius, begitu mereka mengatakan sesuatu, pasti akan menjadi kenyataan. 

Sesuatu yang membuat mereka memiliki kemampuan memprediksi masa depan terkait erat dengan sosok sakti nan misterius, Guiguzi. Gui Guzi telah memahami hukum perputaran dunia lebih dari 2.000 tahun silam dan mengendalikan seluruh dunia dengan metode ini. 

Berikutnya mari kita telusuri sejenak pada zaman lebih dari 2.000 tahun yang lalu. 

Keturunan orang sakti 

Orang-orang sering mengatakan, Tiongkok adalah sebuah negeri dengan sejarah lebih dari 5.000 tahun. Banyak cerita yang tidak kita ketahui dalam sejarah yang panjang di masa lalu. 

Pada tahun 475 SM, karena korupsi politik sepanjang tahun, Kaisar Zhou pada saat itu sudah tak berdaya melihat para pangeran masing-masing menyatakan dirinya sebagai raja. Pada pertengahan periode Negara-negara Berperang, para penguasa – pangeran yang bisa mengendalikan dunia, negeri Tiongkok kuno yang sebelumnya ada puluhan negeri pun menjadi tujuh negeri yang kuat. 

Mereka adalah Tujuh Negeri Kuat dari Negara-negara yang Berperang, yakni pangeran dari negeri Qin, Qi, Yan (baca : Yen), Chu, Wei, Zhao, Han.

 Pada saat itu, para penguasa atau pangeran dari masing-masing negeri berpikir keras, berharap menjadi kaisar secepat mungkin. Perang yang berkepanjangan telah menyebabkan rakyat sengsara. Oleh karena itu, para pengeran ini mulai merekrut orang-orang hebat, berharap para kandidat di seluruh negeri dapat memberikan strategi untuk kerajaan. 

Su Qin adalah seorang ahli strategi yang baru turun gunung dari Lembah Hantu di era ini.Ketika itu, Su Qin ke negeri Qin dengan penuh ambisi. Namun tak disangka, Raja Qin tak menemuiya. 

Belakangan, Su Qin yang putus asa secara kebetulan mendapatkan sebuah kitab sutera kuno Yinfujing atau Huangdi Yinfujing dan menjadi Perdana menteri yang mengendalikan enam negeri. 

Menurut legenda, siapa pun yang bisa memahami isi buku ini dapat mengetahui hukum perputaran dunia yakni segenap negeri Tiongkok kuno kala itu.

Saat itu, Su Qin yang memahami rahasia kitab sutra itu menggunakan strateginya untuk menghentikan negeri Qin yang semakin kuat. 

Su Qin segera dikirim ke enam negeri dan berhasil menyatukan enam negeri yang tercerai-berai tersebut. Belakangan, Su Qin mendapatkan kepercayaan sebagai perdana menteri dari enam negeri tersebut, yakni negeri Qi, Chu, Yan, Han, Zhao, dan Wei yang membuat kaisar Qin tidak berani meninggalkan Hangu – semacam lembah, selama 15 tahun. 

Awalnya, Tujuh Negeri Kuat dari Negara-negara yang Berperang yang saling mengekang dan menyeimbangkan itu telah ditetapkan. Tapi tak disangka, pada saat itu muncullah sesosok orang hebat. 

Zhang Yi 

Tepat di saat Su Qin meninggalkan lembah hantu “Guigu “, seseorang bernama Zhang Yi juga ikut keluar dari lembah hantu. Orang ini bernama Zhang Yi sangat pintar tetapi angkuh. Karena salah tuduh mencuri giok berharga, dia mnejadi marah dan meninggalkan negeri Chu dan beralih ke negeri Qin. Saat itu, Negeri Qin sedang menghadapi perlawanan gabungan dari enam negeri. 

Di saat-saat genting itu muncullah Zhang Yi. Tak lama kemudian, Zhang Yi diapresiasi raja Qin dan menawarkan strategi untuk Raja Qin, ternyata Zhang Yi sudah menemukan cara untuk mencerai-beraikan gabungan enam kerajaan tersebut. 

Dia memberi tahu Raja Qin bahwa kuncinya adalah Lian Heng yakni membujuk beberapa dari enam negeri ini bersatu dengan negeri Qin dan menyerang negeri lain. Zhang Yi adalah seorang ahli strategi politik, dan pelobi yang handal.  

Yang membuat enam negeri mampu menghadapi Negara Qin yang kuat adalah, karena Su Qin menyatukan enam negeri bagian di utara dan selatan untuk melawan Negeri Qin di sebelah timur. Sementara Zhang Yi yang diutus raja Qin ke negeri Chu, berkat keahlian diplomasinya membuat hubungan negeri Qi dan Chu memburuk. 

Secara tidak langsung menyebabkan pemberontakan negeri Qi, Zhao, dan Yan, yang kemudian beralih ke negeri Qin. Strategi Zhang yi ini akhirnya berhasil menghancurkan strategi gabungan Su Qin dan menancapkan pondasi yang kuat bagi negeri Qin untuk menyatukan seluruh negeri Dataran Tengah, yang sekarang disebut  Tiongkok. Bersamaan dengan itu, ada yang mencermati sesuatu yang ganjil. 

Sekilas, kondisi itu tampak merupakan perebutan hegemoni di antara para pangeran dari negeri masing-masing. Namun, semua situasi itu berada dalam kendali Su Qin dan Zhang Yi. Kedua orang ini sama-sama dari Lembah Hantu. Mungkinkah ada rahasia yang tersembunyi di Lembah Hantu ? 

Guiguzi (Baca: Kui Ku Ce) 

Menurut catatan di era Dinasti Tang. Sesosok manusia sakti bernama Guiguzi muncul lebih dari tahun 2000 SM. Saat itu, Tiongkok masih dalam tahap mitologi kuno, tetapi dia telah memahami hukum perputaran alam semesta. 

Dia adalah seorang ahli strategi, ahli strategi politik, pencetus Taoisme, dan bahkan menguasai the art of becoming invisible — Daoist magic. Karena waktu tidak eksis baginya, dia tinggal di pegunungan untuk mengamati situasi dunia melalui fenomena langit di malam hari. Tak lama kemudian dia memprediksi arah akhir dunia.  

Ketika dia sepenuhnya menyadarinya, dia memutuskan untuk tinggal di hutan pegunungan dan merekrut 500 murid. 500 murid ini diseleksi dengan cermat olehnya. Dia akan menggunakan murid-muridnya sebagai bidak catur untuk mengontrol seluruh dunia atau negeri Tiongkok semasa dinasti kerajaan. Su Qin maupun Zhang Yi yang disebutkan di atas adalah murid-muridnya. 

Menurut legenda, Guiguzi menginginkan sebuah dunia yang ideal. Dan dunia ideal ini perlu dipimpin seseorang. Dia adalah orangnya. Ketika misi Su Qin dan Zhang Yi selesai, murid-murid yang tersisa diam-diam terus menerapkan rencana sebuah negeri yang ideal dengan keahlian yang dipelajari dari gurunya, Kui Ku Ce. 

Hanya saja rencana tersebut tidak lagi dilakukan secara terang-terangan, melainkan diubah menjadi organisasi rahasia yang merambah ke seluruh negeri sedikit demi sedikit. Orang-orang yang melaksanakan rencana besar ini adalah Se Tao Ren, yakni orang atau bisa dikatakan sebagai ahli nujum yang berkeliling dari desa ke desa, sambil membawa pisau dapur dan ramalan.  

Bagi yang ingin membeli pisaunya, tidak akan diminta dulu uangnya, mereka akan ke rumah untuk menagih uang ketika ramalannya terbukti.

 Se Tao Ren – Orang atau ahli nujum yang berkeliling kemana-mana sambil membawa pisau dapur.   

Karena Se Tao Ren sering datang dan pergi tanpa jejak, jadi hanya ada sedikit catatan mengenai mereka. Catatan paling awal dapat ditelusuri kembali ke masa Dinasti Song, salah satu dinasti yang memerintah di Tiongkok antara tahun 960 sampai dengan tahun 1279 sebelum Tiongkok diinvasi oleh bangsa Mongol. 

Menurut literatur setempat, seorang peramal tiba-tiba muncul di jalanan ketika itu. Mereka tidak akan menarik uang terlebih dahulu saat menjual barang, tetapi akan meninggalkan prediksinya. Saat prediksinya terbukti, dia akan ke rumah untuk menagih uangnya. 

Anehnya, dia tidak takut Anda tidak akan membayar setelah itu, dan Anda juga jangan berpikir bisa mendapatkan barangnya secara gratis, karena prediksi mereka akan selalu menjadi kenyataan bila tiba saatnya. 

Anehnya, prediksinya lebih dari 10 tahun itu terbukti pada tahun 2019. Saat itu, Se Tao Ren muncul di Kota Huanggang, tetangga Kota Wuhan. Setelah memprediksi Kota Huanggang akan menjadi “penjara raksasa”, prediksi itu menjadi kenyataan hanya dalam waktu 10 bulan. “Penjara raksasa” mengacu pada kota yang tertutup sepenuhnya. 

Selain prediksi di atas, She Tao Ren juga meninggalkan prediksi lainnya. Berikut mari telusuri sejenak prediksi lain yang belum menjadi kenyataan. 

Nubuat 

Pada tahun 2019, seorang She Tao ren muncul di jalan di timur laut Tiongkok dan meninggalkan prediksinya bahwa ketika harga beras mencapai 35 yuan per liter dan upah pekerja 60 yuan sehari, ia akan menagih uang pada mereka yang mengambil pisau dapur tajamnya ketika itu. 

Menurut informasi dari pencarian di internet, harga beras setempat saat itu di bawah 10 yuan per liter, dan upah pekerja 150 yuan per hari. Informasi di atas  jelas bukan perbedaan kecil dengan pernyataan She Tao Ren.  

Dengan kata lain, She Tao Ren memprediksi harga di masa mendatang akan melonjak, sehingga harga beras akan naik dari di bawah 10 yuan menjadi 35 yuan. Sementara upah pekerja akan turun dari 150 yuan per hari menjadi 60 yuan per hari. Asal tahu saja, kondisi ini baru akan terlihat ketika banyaknya pengangguran. Meskipun prediksinya belum terbukti, namun akan tidak lama setelah prediksi ini.

 Di awal tahun 2020, media internasional mulai memberitakan bahwa Afrika Timur, Asia Selatan, India dan negara-negara lain di dunia telah melaporkan bencana wabah belalang terparah dalam 20 tahun terakhir. Belalang menggerogoti semua tanaman kemanapun mereka pergi, dan negara-negara yang terkena serangan wabah belalang ini kebetulan merupakan negara penghasil beras terbesar di dunia. 

Ditambah dengan faktor lain seperti epidemi, membuat beberapa negara mulai membatasi ekspor pangan. Apalagi peluang kerja. Banyak orang kehilangan kesempatan kerja karena epidemi ini. Saat ini, banyak orang mengira bahwa prediksi She Tao ren  sebenarnya hanya trik manipulasi. 

Ketika seorang pedagang berniat menimbun barang, mereka akan mengirim orang untuk berpura-pura sebagai She Tao ren, mengatakan bahwa harga beras akan turun, sehingga orang-orang menjadi takut untuk menimbun. 

Pada kenyataannya, setelah menimbun, mereka menjualnya kembali dengan harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan. 

Namun di sisi lain, sebagian orang mengatakan bahwa prediksi She Tao ren memiliki rentang waktu yang lama, jadi mungkinkah mereka akan menimbun untuk waktu yang lama? 

Oleh karena itu, ada yang percaya bahwa She Tao ren itu adalah keturunan Guiguzi, bapak dari lembah hantu.  

Bagaimana tanggapan Anda? Apakah menurut Anda She Tao ren itu benar-benar keturunan Guiguzi? Yakin mereka memiliki kemampuan menerawang masa depan ? (jon)

Sumber : Berbagaisumber

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular