Ini kisah tentang seorang ahli astrologi dan horoskop Inggris, Jessica Adams. Ia seketika terkenal karena berhasil memprediksi pandemi covid-19 2020. Sebenarnya tidak sedikit ahli nujum atau astrolog yang memiliki kemampuan memprediksi covid-19 yang masih berkecamuk hingga kini. 

Fenomena langit tampaknya memang demikian dan tak bisa dibendung. Hanya saja, ada yang paham melihat fenomena langit dan ada yang tidak mengerti dengan pertanda perubahan langit.

Pada Februari 2019, Jessica dengan yakin mengatakan, bahwa akan ada serangan virus yang merajalela. Namun, sebelum bencana itu tiba, tidak ada yang percaya dengan ucapan gila Jessica.

Pada Oktober 2020, dia bahkan pernah memprediksi bahwa mantan presiden Trump akan terinfeksi virus corona, dan apa yang diprediksinya ternyata memang terbukti. 

Menurut laporan Daily Mail, bahwa astrolog Inggris Jessica Adam yang berusia 56 tahun ketika itu, meramalkan akan ada semacam virus yang melanda seluruh dunia. Dan, apa yang diprediksinya ketika itu ternyata memang dunia diserang virus corona.

Prediksi wabah global 2020

 Jessica pernah mengatakan, pada tahun 2020 akan dipenuhi dengan kesengsaraan dan ketakutan seperti gambaran dalam lukisan The Scream karya pelukis Norwegia, Edvard Munch. Tahun itu manusia akan mengalami perubahan yang ekstrim. Dia pernah memprediksi virus yang berkecamuk pada tahun 2020, tapi sayangnya, tidak ada yang mencermati lebih lanjut apa yang diprediksi Jessica ketika itu. 

Jessica hanyalah seorang cenayang atau orang yang dapat berhubungan dengan makhluk halus. Dia bukan ekonom atau politikus, juga bukan seorang ahli virus. Hanya segelintir orang yang percaya dengan prediksinya pada tahun 2019. Meski pun lebih dari 3 juta fans Jessica telah mengetahui prediksinya, tapi tetap saja ada yang menganggapnya itu tak lebih dari penipuan atau lelucon yang mengada-ngada. Namun, tak disangka apa yang diprediksi Jessica akhirnya menjadi kenyataan, dan saat itulah orang-orang pun tercengang mengetahui kenyataan itu.

Pada awal tahun 2020, Jessica mulai mengubah gaya hidupnya, dia membagi sebagian waktu kerjanya dan membatalkan semua agenda hariannya, tampaknya Jessica telah menyiapkan segala sesuatu untuk dirinya.

Jessica yang awalnya berencana mengorganisasi sebuah klub Weekend party untuk sahabatnya, akhirnya batal kemudian meninggalkan London, pindah ke Pulau Tasmania, sebuah negara bagian Australia. 

Kini Jessica tinggal sendirian di pulau tersebut, ditemani dua ekor anjing dan Onagadori, sejenis ayam hias dari Jepang. Karena dia tahu akan terjadi sesuatu yang mengerikan di dunia. Sikap Jessica ini tentu saja membuat orang-orang terdekatnya tidak habis mengerti. Saat diwawancarai salah satu media, Jessica mengatakan bahwa dia tahu persis akan terjadi sesuatu di dunia kelak. Ia hanya memilih sebuah tempat yang lebih aman untuk berlindung. Ia juga memperingatkan orang-orang untuk selalu waspada tinggi. Tepat pada Maret 2020, setelah Jessica meninggalkan London. Epidemi gelombang pertama di Inggris pun mulai meletus.

Menurut prediksi Jessica, virus corona yang melanda dunia saat ini baru akan berakhir pada 2026 mendatang.

Dari sekian banyak prediksi Liu Bowen dan peramal lainnya, mengatakan bahwa tahun 2020-2025 merupakan periode bencana bagi umat manusia.

Umat manusia di dunia baru akan melewati bencana ini sepenuhnya sampai pada 2026 mendatang. Ini adalah penantian yang cukup panjang.

 Sementara pada 2021 ini, merupakan tahun bencana yang paling menakutkan, sejumlah besar manusia akan tewas. Ramalan ini sama seperti yang diprediksi Jessica.

Menurut Jessica, dunia saat ini berada dalam periode yang tidak biasa, mirip seperti Perang Dunia ke II. Dia mengatakan, itu adalah sebuah revolusi total, segalanya akan berubah.

Astrolog dan cenayang Jessica meninggalkan kerabat dan sahabatnya pada saat seperti itu, seorang diri pindah ke sebuah pulau di Australia. Hal ini pun menarik perhatian orang-orang dan bertanya-tanya, apakah Jessica telah menerawang akan terjadi sesuatu yang mengerikan pada umat manusia, atau tinggal di tempat terpencil karena kecewa.

Jessica secara akurat memprediksi pandemi global 2020, dan kepindahannya mungkin menyiratkan wabah (Covid-19) yang mengerikan ini. Bisa jadi, Jessica tahu sesuatu yang mengerikan dan belum disampaikan kepada kita.

Sejumlah besar prediksi meramalkan bahwa setidaknya setengah umat manusia akan disingkirkan pada tahun 2021 ini, mungkinkah ?

 Prediksi terhadap Inggris

 Menurut laporan Daily Mail, sejak beberapa tahun lalu, ketika Jessica melihat rencana aksi PM Inggris Boris Johnson, dia meramalkan bahwa Inggris akan pisah dari Uni Eropa. Dan seperti yang diprediksi Jessica, Inggris akhirnya secara resmi keluar dari keanggotaan Uni Eropa pada malam 31 Januari 2020 waktu setempat.              

Prediksi Jessica secara akurat menjadi kenyataan. Pada 2017, dia juga meramalkan terjadinya pertikaian antara dua putra mahkota keluarga kerajaan Inggris. Ketika itu, Jessica dengan yakin menegaskan, bahwa hubungan kakak-adik itu sudah retak dan tak bisa kembali harmonis.  

Menurut ramalan astrolog Jessica terhadap Putri Kerajaan Inggris, Meghan Markle, bahwa besar kemungkinan Meghan akan menjadi seorang wanita hebat yang kaya raya dari organisasi amal yang digelutinya. Sekilas terdengar tidak begitu membanggakan karena menjadi kaya dari organisasi amal. Hal ini mungkin akan berdampak pada nama baik pangeran Harry, suami Meghan Markle. Dan memang akhirnya, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengundurkan diri dari keluarga kerajaan Inggris yang sempat menghebohkan publik ketika itu.

Ketika Pangeran Harry dan isterinya, Meghan Markle meninggalkan keluarga kerajaan Inggris, masyarakat Inggris mulai khawatir akan keretakan di internal kerajaan. Namun, menurut Jessica, tidak harmonisnya hubungan keluarga kerajaan telah terjadi sejak lama. Dalam enam bulan ke depan juga tidak akan kembali harmonis.

Pernah ada seorang anggota keluarga kerajaan mengundang Jessica untuk menjadi konsultan pribadinya, tetapi Jessica menolaknya, karena ada semacam gejolak batin yang mencegahnya. 

Jessica adalah salah satu cenayang yang secara akurat memprediksi letusan wabah corona tahun 2020. Jessica juga memprediksi masa depan Inggris. Ia mengatakan bahwa Inggris akan terpisah menjadi 4 negara yang sepenuhnya merdeka, akibatnya, Inggris akan mundur kembali ke 2000 tahun silam seperti era penaklukan bangsa romawi kuno, sementara Italia kemungkinan juga akan keluar dari Uni Eropa pada tahun 2021 ini. 

Semua yang diprediksi Jessica ini begitu jelas, kita lihat saja perkembangannya, apalagi orang Skotlandia sendiri juga selama ini tidak suka bangsa lain menyebut mereka sebagai orang Inggris, karena itu ada kemungkinan seperti yang diramalkan Jessica.       

 Prediksi pemilu AS

 Jessica juga sempat memprediksi bahwa mantan presiden Trump kemungkinan tidak akan terpilih kembali dalam pemilu AS 2020 lalu. Sebelumnya karena perubahan fenomena langit yang berlawanan, Jessica juga meramalkan pemilu AS akan diiringi dengan kekacauan, dan memang benar apa yang diprediksinya. Jessica menuturkan bahwa pemilu AS tidak akan berjalan harmonis seperti tahun-tahun sebelumnya, dan pemilu mungkin akan mundur. AS akan dipimpin seorang presiden baru, tapi bukan Trump. Terkait prediksi Jessica, sebagian memang telah terbukti, sebagian lainnya meleset.        

Jessica tidak menjadikan keahlian astrologinya sebagai karir utama. Dia tetap fokus pada studinya dan memperoleh dua gelar akademik sekaligus. Ia pernah menulis serangkaian novel best seller.

Jessica baru mulai memprediksi fenomena dunia di usia 30 tahun-an dan menjadikannya sebagai karir utama. Sejak itu, Jessica mulai konsentrasi pada ilmu perbintangan.

Barat memiliki ilmu perbintangan lengkap yang berusia lebih dari 4000 tahun, memprediksi masa depan dengan mencermati dan mempelajari tentang hubungan kejadian-kejadian di bumi dengan posisi dan pergerakan benda-benda langit seperti matahari, bulan, planet maupun bintang. Ilmu nujum sudah berkembang sejak sekitar 4000 tahun yang lalu dimulai dari Mesopotamia sebuah negeri di Timur Tengah lalu berkembang ke Eropa, Amerika serta Asia

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka astrologi pun turut berkembang. Pada awalnya, astrologi dan astronomi merupakan satu kesatuan ilmu, namun pada abad 17 astrologi mulai dipisahkan dari astronomi dikarenakan metode yang digunakan para astrolog tidak mengikuti kaidah-kaidah ilmiah. Didalam ilmu astrologi gerak-gerik manusia terkondisikan oleh gerak peredaran bintang-bintang di langit, menurut para ilmuwan ini tidak bisa dimengerti dan tidak bisa dibuktikan secara empirik. Bahkan di Barat astrologi tidak hanya sempat mendapat perlawanan dari para ilmuwan, tapi juga gereja karena dianggap melanggar doktrin agama Kristen dan tidak bisa dipercaya.

Misalnya William Lilly, seorang astrolog Inggris abad ketujuh belas. Ia pernah meramalkan tentang Kebakaran Besar London tahun 1666. Kebakaran hebat ini, merupakan bencana kebakaran terparah dalam sejarah London, Inggris. Namun, sebagai seorang astrolog ketika itu, prediksi William Lilly justru dianggap mengada-ngada. Tetapi akhirnya kebakaran besar di London menjadi kenyataan. 

Para ilmuwan tidak bisa mendapatkan penjelasan dari sudut pandang sains/ilmu pengetahuan, karena itu orang-orang selalu tidak percaya ada sesuatu yang lebih tinggi dari sains. Tingkat ilmu pengetahuan manusia memang terlalu rendah, orang-orang selalu merasa benar dari sudut pandangannya dan tidak bersedia mengakui sesuatu di luar nalarnya.

Univesitas Toronto kini mulai membuka kurikulum asrologi/ilmu perbintangan. Bagi teman-teman yang tertarik bisa menelusurinya sendiri. Ini adalah awal yang baik, setidaknya manusia telah mulai menyadari betapa kecilnya diri kita, manusia di alam semesta ini. Lebih dari 1/3 masyarakat Inggris sekarang sangat percaya dengan astrologi. Jessica sendiri juga yakin dengan prediksinya selama ini. Apa yang diprediksikannya sebagian besar telah terbukti. 

Pada awal 2019, dia memprediksi secara akurat pandemi global tahun 2020. Tapi tidak ada yang percaya dengan prediksinya ketika itu, mereka hanya menganggapnya sebagai lelucon gila. Kerena apa yang diprediksinya itu terlalu mengerikan dan sulit dipercaya, jadi orang-orang tidak akan percaya sebelum hal itu benar-benar terjadi, hingga akhirnya, semua itu memang benar-benar terjadi… sejumlah besar prediski dari zaman Tiongkok kuno hingga luar negeri telah meramalkan sebelumnya bencana yang dihadapi manusia saat ini, dan meramalkan akan terjadi ledakan wabah yang lebih mengerikan tahun 2021. 

Sejumlah besar umat manusia akan disingkirkan (meninggal) oleh wabah ini, tapi tetap saja tidak ada yang percaya, sampai setelah bencana itu tiba, baru menyesal, namun mungkin sudah terlambat…

kita hanya bisa berusaha semampunya, menguraikan segala sesuatu yang kita ketahui, semoga kita bisa melewati dengan selamat dari semua bencana, menuju masa depan yang makmur sehat sejahtera….

Namun, percaya atau tidak, hak untuk memilih kembali ke masing-masing individu.  (jon)

Sumber : berbagaisumber

Share

Video Popular