Erabaru.net. Seorang wanita yang memberi tahu suaminya bahwa dia ‘mengandung’ anak kembar yang kemudian meninggal telah terungkap sebagai pembohong setelah kasus tersebut hampir memicu skandal nasional di Rusia.

Kebohongan Laura Daudov bermula saat dia mengaku menerima tes kehamilan positif. Dia lantas memberi tahu suaminya, Daud, dan melihat kegembiraan di wajahnya, dia tidak tega untuk mengatakan yang sebenarnya.

“Saya melihat betapa bahagianya suami saya ketika saya memberi tahu dia bahwa saya hamil. Saya tidak ingin membuatnya kecewa dan karena itu memutuskan untuk berbohong kepadanya dan kerabat kami dengan memalsukan kehamilan,” katanya.

“Saya tidak punya rencana yang jelas. Kadang-kadang saya merasa perut saya membesar, saya merasa seolah-olah saya hamil. Pada bulan Januari saya pergi melihat tempat tidur bayi. Sulit untuk dijelaskan, dari satu sisi saya tahu saya tidak hamil, tapi saya tidak bisa berhenti berpura-pura.”

Laura Daudov, 31 tahun, bahkan telah menyewa sebuah flat di dekat rumah sakit bersalin, mengatakan pada suaminya bahwa putra-putranya akan dilahirkan melalui operasi caesar, tetapi pembatasan Covid berarti baik dia maupun anggota keluarganya tidak boleh datang ke rumah sakit di Kota Stavropol.

Dia kemudian mengaku telah melahirkan pada 3 Februari tetapi kemudian mengatakan bahwa mereka meninggal karena ‘aneurisma pendarahan otak’.

“Pada hari yang sama suami saya memberi tahu saya bahwa kami harus menguburkan bayi-bayi mereka di Dagestan, di pemakaman keluarganya,” kata Laura.

Di pemakaman, di mana ‘bayi-bayi’ itu akan dikubur, kebohongan Laura akhirnya terungkap.

“Sepupu saya bilang: ‘Bro, mereka masih manusia… kita harus melakukan ini secara manusiawi… Kita perlu melihat wajah mereka sebelum kita menguburkan mereka’,” kata Dud.

‘Saya membuka wajah bayi pertama dan melihat tidak ada mata. Apa yang terjadi? Saya mulai membuka wajah yang kedua. Sama, ini adalah boneka… boneka. “

Dia awalnya menduga bahwa putranya bisa jadi masih “hidup” dan menjadi korban dari penjualan bayi atau sindikat perdagangan bayi.

Tapi, setelah dia melaporkan kasus ini ke polisi dan petugas rumah sakit, terungkap bahwa Laura telah menipunya, lapor Ren TV.

Wanita itu akhirnya mengaku telah berbohong kepada suaminya, Daudov tentang kehamilannya, dan ‘bayi’ mereka.

“Saya tidak bisa menjelaskan apa yang saya lakukan. Saya merasa sangat malu, ” katanya pada polisi.

“Saya membeli boneka-boneka itu, mendandaninya dengan pakaian bayi,” tambahnya.

Investigasi kriminal besar dilakukan atas laporan suaminya yang tertipu tentang boneka itu – sebelum kebenaran terungkap.

Daudov mengatakan bahwa dia sepenuhnya yakin istrinya hamil.

“Dia punya benjolan dan itu tumbuh. Saya berbicara dengan anak-anak ini di dalam rahimnya, bermain dengan mereka,” ujar Dud.

“Saya tidak tahu bagaimana dia melakukan ini. Jika seseorang menyalahkan saya karena buta, ya… itu semua adalah kehendak Yang Mahakuasa. ” tambahnya.

Seorang juru bicara rumah sakit bersalin mengatakan kepada wartawan: “Kami memeriksa semua bangsal – wanita seperti itu tidak datang kepada kami.” (yn)

Sumber: The Sun

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular