Erabaru.net. Makhluk mitos penghisap darah bernama Chupacabra diyakini telah membunuh puluhan domba di sebuah peternakan di Meksiko.

Para petani yang khawatir telah melaporkan serentetan serangan mematikan terhadap ternak mereka pada malam hari sejak hari Natal di peternakan Santa Lucia di kotamadya Medellin de Bravo di Veracruz.

Dokter hewan telah mengesampingkan pemangsa alami yang diketahui atas kematian 18 domba karena bekas gigitan tidak sesuai dengan coyote, kelelawar, anjing, lynx atau lainnya yang ditemukan di wilayah tersebut.

Ini juga tidak dianggap sebagai kasus pencuriian karena para petani telah melaporkan tidak ada hewan mereka yang hilang.

Sejak serangan pertama pada 25 Desember 2020, telah terjadi insiden lain pada 28 Desember, 12 Januari, dan 21 Februari.

Gambar menunjukkan beberapa domba yang terluka menunjukkan luka di moncong atau leher mereka setelah dilaporkan diserang oleh makhluk itu.

Keadaan misterius di balik serangan tersebut membuat beberapa penduduk setempat percaya bahwa itu dilakukan oleh makhluk mitos yang dikenal sebagai ‘Chupacabra’ (Pengisap Kambing) yang, menurut legenda, memakan hewan yang berbeda tetapi kebanyakan ternak.

Chupacabra menjadi terkenal di negara-negara Amerika Latin dan sebagian Amerika Serikat setelah seseorang pertama kali mengaku melihatnya di Puerto Rico pada 1995.

Penampakan dengan berbagai deskripsi hewan telah dilaporkan, namun, itu masih dianggap sebagai dongeng supernatural.

Peternak lokal telah kehilangan sebanyak 18 domba yang dilaporkan sejak awal serangan dan takut makhluk misterius itu dapat membahayakan mereka.

Namun, sumber setempat mengatakan mereka tetap waspada dengan harapan menangkap hewan yang mereka akui membunuh tanpa alasan yang jelas karena tidak memakan mangsanya.(yn)

Sumber: dailystar

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular