Reporter Li Hong 

Pihak berwenang di Selandia Baru sempat mengeluarkan peringatan Tsunami setelah tiga gempa kuat terjadi di kawasan pasifik.  National Emergency Management Agency Selandia Baru, kemudian memperbarui peringatan tsunami pada pukul 14:48 pada (5/3/2021) waktu setempat dengan menyebutkan : “Semua orang yang dievakuasi sekarang dapat kembali.” Namun, disarankan untuk menjauh dari pantai dan daerah pesisir .

Fakta Tiga gempa Kuat yang Memicu peringatan tsunami

Gempa diawali dengan kekuatan Magnitudo 7,3  yang terjadi di dekat Te Araroa pada pukul 2:27 pagi pada 5 Maret 2021, waktu Selandia Baru. Gempa berkekuatan magnitudo 7,4  terjadi di dekat Kepulauan Kermadec, 1.000 kilometer timur laut Selandia Baru, pada pukul 6:41 waktu setempat. 

Pada 8:28, kembali mengalami gempa berkekuatan Magnitudo 8,1 richter dan kedalaman 19,4 kilometer. Ribuan penduduk di sepanjang pantai North Island di Selandia Baru, diperintahkan untuk mengungsi ke daerah yang lebih tinggi segera setelah gempa bumi yang kuat.

Badan Manajemen Darurat setempat, mengeluarkan peringatan pada pukul 8:45 yang isinya berbunyi : “Orang-orang dari Bay of Islands ke Whangarei, dari Matata ke Teluk Tolaga, dan daerah pesisir di dekat Great Barrier Island harus segera pergi ke dataran tinggi terdekat. Orang-orang perlu meninggalkan semua daerah evakuasi tsunami, atau pindah ke pedalaman sejauh mungkin dari pantai. “

Badan Manajemen Darurat setempat mengatakan, warga harus mengungsi dari daerah tersebut meski tidak merasakan gempa. “Jangan tunggu, karena (gempa bumi) bisa menimbulkan tsunami yang merusak.”

Dengan dikeluarkannya peringatan tsunami, ratusan penduduk di kota-kota seperti Whangarei dan Whakatane mengevakuasi diri ke tempat yang tinggi secepat mungkin.

Menurut informasi yang diungkapkan kepada NZ Herald oleh Walikota Ōpōtiki, Lyn Riesterer, terungkap penduduk yang berjumlah 10.000 jiwa dievakuasi dalam waktu sekitar 45 menit. 

Sejak itu, Badan Manajemen Darurat Nasional Selandia Baru, memperbarui peringatan tsunami pada pukul 9:49 pagi. Peringatan dengan mengatakan bahwa tsunami dapat mempengaruhi wilayah yang lebih luas di wilayah pesisir Selandia Baru, termasuk Northland, Bay of Plenty, East Coast, dan sebagian besar wilayah Selandia Baru. dari wilayah Pantai Barat.

Sekitar pukul 10 pagi waktu setempat, sempat terjadi kemacetan lalu lintas di kota-kota seperti Whangarei dan jalan-jalan lain di sekitar daerah bencana.

Pada pukul 14.48, ancaman peristiwa tsunami ini semakin berkurang.

Menurut NZ Herald, Kepulauan Kermadec akan paling terpengaruh oleh gempa bumi. Sementara itu, French Polynesia, Kepulauan Cook, Fiji, Kaledonia Baru dan Nuie, Pitcarin Island, Tonga, Vanuatu, Kepulauan Solomon, Wallis dan Fortuna, dan Selandia Baru semuanya termasuk ” di garis api “.

Sejauh ini, tidak ada kerusakan akibat gempa yang dilaporkan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Selain itu,  evakuasi dilaksanakan dengan persyaratan tingkat peringatan COVID-19 saat ini. (hui)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular