oleh Li Yun

Stasiun Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok pada (15/2/2021) menyebutkan bahwa sejak pagi hingga malam hari,  badai pasir menyerang sebagian dari 12 provinsi dan kota di daratan Tiongkok termasuk Beijing, Tianjin, Heilongjiang, Jilin dan Liaoning. Sebanyak 12 provinsi dan kota tersebut  termasuk Xinjiang, Mongolia Dalam, Gansu, Ningxia, Shaanxi dan Shanxi juga akan mengalami serangan badai pasir dan debu.

Pusat Pengujian Lingkungan Ekologi Kota Beijing juga menyatakan bahwa karena efek gabungan dari udara dingin dan topan Mongolia, mulai 15 Maret pagi pukul 8 pagi hingga 16 Maret pukul 8 pagi 12 provinsi dan kota termasuk Beijing dan Tianjin mengalami siraman badai pasir dan debu dari Mongolia.

Ini adalah badai pasir terbesar dan terkuat tahun ini. PM10 di area inti debu pasir mendekati 10.000 mikrogram per meter kubik.

Bangunan terlihat di kawasan pusat bisnis Beijing selama badai pasir pada 15 Maret 2021. (Foto oleh LEO RAMIREZ / AFP via Getty Images)
Bangunan terlihat di kawasan pusat bisnis Beijing selama badai pasir pada 15 Maret 2021. (Foto oleh LEO RAMIREZ / AFP via Getty Images)
Pada 15 Maret pagi, langit di Beijing menjadi berwarna kekuningan akibat serangan badai pasir berkonsentrasi PM10. (Greg Baker/AFP/Getty Images)
Pada 15 Maret pagi, langit di Beijing menjadi berwarna kekuningan akibat serangan badai pasir berkonsentrasi PM10. (Greg Baker/AFP/Getty Images)

Stasiun Pusat Meteorologi Nasional mengatakan pada pukul 7:25 pagi bahwa seluruh kota Beijing akan diliputi oleh debu pasir berkonsentrasi PM10 mulai jam 8 pagi dengan rata-rata debu pasir mencapai lebih dari 1.000 mikrogram per meter kubik, dan di beberapa daerah utara bahkan mencapai lebih dari 2.000 mikrogram per meter kubik.

Sebagian besar wilayah diperkirakan akan memiliki angin utara berkekuatan 4 sampai 5 Skala Beaufort dan hembusan angin berkekuatan 7 sampai 8 Skala Beaufort di beberapa daerah. Cuaca diperkirakan akan membaik secara bertahap pada sore hari.

Stasiun Pusat Meteorologi Nasional juga mengingatkan warga yang berencana keluar di pagi hari, harap melakukan persiapan untuk mencegah serangan angin dan pasir, menjauhi papan reklame, bangunan sementara dan lainnya, dan memperhatikan keselamatan lalu lintas kendaraan yang melintas. Pemerintah daerah merekomendasikan agar semua komite pendidikan kabupaten, sekolah yang berafiliasi langsung, sekolah menengah kejuruan dan lembaga pendidikan di luar kampus untuk menghentikan kegiatan di luar ruangan.

Data menunjukkan bahwa pencemar debu di Beijing pada pagi hari adalah PM10, dengan tingkat pencemaran mencapai 6. Kualitas udara sudah tercemar berat, jarak pandang kurang dari 1 km, dan menyebabkan kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan. Dari video yang diunggah oleh beberapa netizen menunjukkan bahwa seluruh kota Beijing tertutup oleh pasir sehingga berwarna kekuningan, bangunannya pun diselimuti pasir kuning.

Menurut laporan, pada 14 Maret siang hari, kondisi difusi atmosfer Beijing buruk dengan jarak pandang yang buruk. Sekitar pukul 5:15 sore, Pusat Meteorologi Beijing mengeluarkan peringatan biru untuk badai dan pasir dan debu untuk mengingatkan seluruh warga agar bersiap untuk menghadapi serangan angin kencang dan pasir.

Menurut pemantauan langsung, di Beijing telah terjadi cuaca berdebu dengan konsentrasi lebih tinggi dari PM10. Menurut Pusat Pemantauan Lingkungan Ekologi Beijing, hingga pukul 7 pagi, sebagian besar kualitas udara Beijing sudah berada pada tingkat polusi cukup berat dengan langit tertutup oleh butiran pasir yang berwarna kekuningan. (sin)

 

Share

Video Popular