ERabaru.net. COVID-19 telah menjadi sesuatu yang berusaha dihindari oleh seluruh dunia sejak beberapa waktu. Meskipun telah merenggut banyak nyawa, banyak yang telah pulih dari cengkeraman pandemi ini.

Namun, orang yang terinfeksi dan selamat dari cobaan berat ini telah mengalami banyak efek samping seperti kehilangan penciuman, nyeri dada, kesulitan bernapas, kelelahan dll, serta beberapa efek samping jangka panjang yang bahkan termasuk kerusakan otak dan neurologis. Dan sekarang, Anda juga bisa menambahkan rambut rontok ke daftar ini.

Ini menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal bergengsi Lancelet, yang mengungkapkan bahwa 359 dari 1.655 pasien yang dirawat di rumah sakit karena COVID-19, mengalami kerontokan rambut hampir enam bulan setelah keluar dari rumah sakit.

Untuk penelitian ini, pasien diwawancarai dengan serangkaian kuesioner yang dibuat untuk mengevaluasi gejala dan kualitas kesehatan dan kehidupan setelah sembuh dari COVID. Mereka juga menjalani pemeriksaan fisik, termasuk tes jalan kaki selama 6 menit bersama dengan tes darah.

Mereka melihat bahwa 63 persen mengalami kelelahan atau kelemahan otot, 26 persen mengalami masalah dengan tidur. Sekitar 23 persen pernah mengalami kecemasan atau depresi, serta 22 persen dengan rambut rontok.

Tidak jarang rambut rontok terjadi setelah peristiwa stres di tubuh kita seperti infeksi atau penyakit dll. Namun, peneliti memperingatkan bahwa rambut rontok pasca terpapar COVID-19 , dapat meningkatkan kondisi rambut rontok lainnya yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang jika dibiarkan tidak diobati.

Penulis, dari Chinese Academy of Medical Sciences, menjelaskan, : “Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsekuensi kesehatan jangka panjang dari pasien dengan COVID-19 yang telah keluar dari rumah sakit. Sepengetahuan kami, ini adalah studi kohort terbesar dengan durasi tindak lanjut terlama yang menilai konsekuensi kesehatan pasien dewasa yang dipulangkan dari rumah sakit dalam pemulihan dari Covid-19. ” (yn)

Sumber: indiatimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular