Erabaru.net. Polar Bear Hotel, bagian dari taman hiburan Harbin Polarland di Heilongjiang, Tiongkok, yang dibuka minggu ini menuai kritik dari pecinta hewan, setelah dilaporkan bahwa semua kamar menawarkan pengunjung sepanjang waktu untuk melihat kandang beruang kutub.

Dipasarkan sebagai ‘hotel beruang kutub’ pertama di dunia, atraksi terbaru di Harbin Polarland dirancang bersama oleh desainer terkenal Rusia Kozylenko Natalia Yefremovna dan desainer taman hiburan Jepang Shuji Miyajima.

(Foto: YouTube)

Dibangun di sekitar kandang beruang kutub, memungkinkan para tamu untuk melihat dua beruang kutub yang berada di lantai dasar dari 21 kamar yang tersedia.

Konsep tersebut telah menarik banyak perhatian, baik dari orang yang bersedia membayar mahal untuk memesan kamar, maupun dari aktivis hewan yang menuduh pembangunan hotel tersebut mengambil untung dari kesengsaraan hewan.

(Foto: YouTube)

“Beruang kutub termasuk di Kutub Utara, bukan di kebun binatang atau kotak kaca di akuarium – dan tentunya bukan di hotel,” kata Jason Baker, wakil presiden senior di kelompok hak-hak hewan PETA. “Beruang kutub aktif hingga 18 jam sehari di alam, menjelajahi wilayah jelajah yang dapat menjangkau ribuan mil, tempat mereka menikmati kehidupan nyata.”

(Foto: YouTube)

Seorang juru bicara Polar Bear Hotel menanggapi kritik tersebut dengan mengatakan bahwa area dalam ruangan yang dapat dilihat oleh para tamu hanyalah bagian dari kandang total beruang, dan bahwa mereka diizinkan keluar ketika suhu dan kualitas udara memungkinkan.

Itu tidak banyak membantu menenangkan masyarakat umum, karena foto-foto kandang kecil, yang menampilkan dua kolam kecil, batu dan es palsu terus beredar secara online.

(Foto: YouTube)

Namun terlepas dari kontroversi seputar perlakuannya terhadap hewan langka, Polar Bear Hotel Harbin dibuka telah penuh dengan pesanan, dan mendapat banyak minat dari pengunjung taman hiburan Harbin Polarland.

Ternyata, konsep bertetangga dengan beruang kutub, meski hanya untuk satu malam, terbukti sangat populer. Begitu populernya, sehingga orang tidak masalah dengan membayar antara 290 dollar (sekitar Rp 4 juta) hingga 352 dollar (sekitar Rp 5 juta) per malam, untuk memesan kamar. (yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular