Erabaru.net. Baru-baru ini, di perairan lepas pantai barat Australia, terjadi ‘pertempuran berdarah’ yang melibatkan lebih dari 70 paus pembunuh (orca), memburu dan membunuh seekor paus biru sepanjang 16 meter.

Kedua belah pihak bertempur selama hampir 4 jam, pada akhirnya paus biru kalah dalam serangan brutal oleh paus pembunuh, dan lautan berlumuran darah. Pertempuran itu disaksikan oleh para turis dari atas kapal pesiar.

Paus orca atau paus pembunuh adalah hewan laut predator yang sangat pandai. Whale Watch Western Australia baru-baru ini mengunggah video langka paus pembunuh yang memburu paus biru.

Menurut laporan Australian Broadcasting Corporation, pada 16 Maret, ilmuwan kelautan Kirsty Brown melakukan pelayaran ke pantai barat Australia dan menyaksikan ikan paus pembunuh memburu ikan paus biru dengan mata kepalanya sendiri.

Brown bercerita bahwa kawasan laut merupakan tempat berkumpulnya paus pembunuh, cumi-cumi besar, hiu dan burung.

Saat itulah, seekor paus biru muda yang panjangnya sekitar 16 meter telah masuk ke wilayah paus pembunuh. Paus pembunuh yang berkeliaran di perairan tersebut tampaknya terprovokasi, dan dengan cepat mengelilingi paus biru itu.

” Ini adalah pertempuran strategis dan kooperatif. Mereka (paus pembunuh) dengan sabar menggunakan pertempuran yang berlarut-larut untuk menghancurkan paus biru besar ini,” jelas Brown.

Paus biru yang terisolasi ingin melarikan diri, tetapi tidak berdaya oleh serangan paus pembunuh, dan dipaksa masuk ke perairan yang lebih dangkal, selangkah demi selangkah, membuat paus biru itu terdesak dan menyerah.

“Mereka sepertinya tahu apa yang harus dilakukan,” Brown mengaktan.

Setelah sekitar 4 jam pertempuran sengit, paus biru berangsur-angsur menjadi lemah. Paus pembunuh mulai memakannya, dan sekelompok burung laut bergabung dengan barisan paus pembunuh.

Para turis di kapal pesiar dikejutkan oleh pemandangan ini, beberapa menitikkan air mata untuk paus biru, dan beberapa terdiam.

Para ahli percaya bahwa adegan paus pembunuh di sekitar paus biru sangat jarang. Paus biru dewasa adalah hewan terbesar di planet ini.

Dalam kebanyakan kasus, mereka dapat dengan mudah melarikan diri dari perburuan paus pembunuh. Kali ini karena paus biru yang belum dewasa, mungkin belum berpengalaman untuk meloloskan diri dari paus pembunuh, dan akhirnya menjadi mangsanya. (yn)

Sumber: ntdtv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular