Erabaru.net. Sebuah perusahan pengembang real estat di Tiongkok tengah telah mendapat kecaman dan diminta berhenti melakukan penjualan, setelah menggunakan model wanita sebagai brosur dengan denah lantai yang dilukis di punggung mereka, kata pihak berwenang.

Pada acara promosi di Xian, Provinsi Shaanxi, minggu lalu, dua wanita yang mengenakan gaun dengan bagian punggungnya terbuka, memamerkan denah lantai dari proyek properti kelas menengah yang digambar di punggung mereka untuk memikat calon pembeli, menurut sebuah video yang dibagikan secara luas di media sosial.

Di showroom Perusahaan Pengembangan Real Estat Xian Fengjiaruiqi, beberapa pelanggan memotret para model saat mereka berpose di atas panggung dengan membelakangi penonton.

Banyak yang mengkritik kampanye pemasaran sebagai “eksploitasi wanita” dan “menjual kevulgaran”.

“Saya kira logika di baliknya adalah bahwa wanita lebih murah daripada kertas?” tulis seorang pengguna di Weibo.

Pemerintah setempat mengkonfirmasi adegan dalam video tersebut pada hari Selasa (23/3) dan mengatakan pengembang telah ditangguhkan dari melakukan penjualan pada proyek tersebut.

Orang-orang menuduh perusahaan tersebut mendevaluasi wanita sebagai ‘lebih murah daripada kertas’ setelah aksi tersebut menciptakan kehebohan online.

Investigasi sedang dilakukan dan tidak jelas apakah akan ada sanksi lebih lanjut, kata seorang anggota staf kantor publisitas Zona Pengembangan Teknologi dan Ekonomi Dirgantara Nasional Shaanxi, tempat proyek tersebut berada. (yn)

Sumber: Asiaone

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular