Reporter NTD Li Lan, Yi Yongqi, melaporkan dari Manhattan, New York, dan Weslaco, Texas

Gubernur Texasm Greg Abbot pada Kamis (1/4/2021) sekali lagi menegaskan pada konferensi pers, bahwa pemerintahan Biden harus bertanggung jawab atas masalah keamanan perbatasan.

Ia berkata : “Pedagang manusia mengetahui bahwa ketika mereka melakukan ini (bayi perempuan dilempar ke dalam air), petugas penegak hukum perbatasan dan petugas penegak hukum dari Departemen Keamanan Publik akan berkonsentrasi untuk menyelamatkan anak tersebut, saat mereka menyelamatkan anak, pengedar narkoba dan pedagang manusia dapat memanfaatkannya.”

Pemerintahan Biden mengumumkan bahwa, mereka tidak akan memulangkan anak-anak asing yang melintasi perbatasan tanpa pendamping ke Amerika Serikat. 

Anggota Kongres Jodey Arrington, yang mengunjungi perbatasan, mengatakan: Kebijakan Biden mengizinkan kelompok kriminal menggunakan anak-anak sebagai paspor.

FOX News melaporkan bahwa pada bulan Februari, kelompok perdagangan manusia Meksiko meraup untung sebesar 411 juta dolar AS, di mana laba sehari tertinggi mencapai 14 juta dolar AS.

Menurut Gubernur Texas, di bawah godaan pasar yang besar, kelompok perdagangan manusia secara terbuka menggunakan Tiktok untuk merekrut anggota.

Kolonel Steve McCraw, Sekretaris Departemen Keamanan Publik Texas berkata : “Mereka (penyelundup) tidak peduli tentang (kehidupan). Mereka dapat membuang bayi berusia 6 bulan ke dalam air. Mereka memukuli, memperkosa, membiarkan mati kelaparan, dan bahkan meninggalkan anak-anak. “

Untuk memerangi perdagangan narkoba perbatasan dan sindikat perdagangan manusia, pemerintah Texas telah meluncurkan “Lone Star Operation” pada tanggal 4 Maret 2021. Departemen Keamanan Publik Texas dan Garda Nasional membantu petugas penegak hukum perbatasan untuk menjaga keamanan perbatasan.

Selama 28 hari sejak peluncuran “Operation Lone Star” Texas untuk memerangi kejahatan perbatasan, petugas penegak hukum perbatasan telah menangkap 598 penjahat dan lebih dari 16.000 orang imigran ilegal. 

Gubernur Abbott menekankan bahwa meskipun Operation Lone Star telah mencapai hasil yang luar biasa. Akan tetapi, pemerintahan Biden harus bertanggung jawab dan bukan hanya tidak dapat berbuat apa-apa.

Setelah Biden menjabat, melalui perintah eksekutif, membatalkan pemerintahan Trump dengan Meksiko dan tiga negara Amerika Tengah menandatangani perjanjian untuk membatasi imigrasi ilegal ke Amerika Serikat.  Pada saat yang sama menghentikan pemulangan orang asing kriminal dengan perintah deportasi pengadilan serta penegakan perbatasan yang diperlukan. Termasuk penerapan kebijakan “menangkap dan melepaskan” untuk imigran ilegal.

Brandon Judd, Ketua Komite Patroli Perbatasan Nasional: “Anda tidak dapat membatalkan proyek (pembatasan imigran) yang berhasil dan efektif tanpa tambahan apa pun. Dan, itulah yang dilakukan oleh pemerintahan Biden.”

Gubernur Texas Abbott menyatakan : “Pemerintahan Biden sama sekali tidak siap menghadapi kerumunan besar pelintasan perbatasan.”

Mengenai situasi perbatasan saat ini, meskipun Biden memberikan wewenang kepada Wakil Presiden Harris untuk menanganinya. Dia masih belum menemukan solusi terkait perbatasan. (hui)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular