Erabaru.net. Seorang ibu empat anak harus dirawat di rumah sakit setelah menderita reaksi parah terhadap pewarna rambut yang dia beli di toko setempat.

Leonie Dee ditinggalkan dengan kulit kepalanya yang melepuh dan matanya bengkak setelah kejadian traumatis.

Wanita berusia 27 tahun itu mencoba mewarnai rambutnya dengan dua warna berbeda menggunakan Schwarzkopf Live dengan warna ‘Cosmic Blue’ dan ‘Ultra Violet’.

Beberapa hari sebelumnya Leonie melakukan uji coba di area yang kecil dengan kedua warna sebelum mengaplikasikannya ke rambutnya untuk memastikan dia tidak bereaksi terhadapnya.

Tetapi ketika Leonie mulai mewarnai bagian atas rambutnya dengan pewarna biru tua, reaksinya membuatnya dirawat di rumah sakit selama lebih dari 36 jam.

Leonie, yang bekerja sebagai pembersih untuk operasi GP lokalnya di Aberaeron, Wales, mengatakan: “Benar-benar menakutkan – pada satu titik mereka khawatir pembengkakan mungkin berpindah ke bagian depan tenggorokan saya.”

“Saya bahkan bertanya kepada mereka yang ada di rumah sakit, apakah mencukur semua rambut saya akan membantu. Saya siap melakukannya jika itu akan membuat perbedaan.”

“Tapi pewarna sudah meresap ke kulit kepalaku, jadi tidak ada yang bisa dilakukan selain menunggu pembengkakannya mengecil’ .’

“Saya tidak akan mewarnai rambut lagi setelah ini, saya akan membiarkannya tumbuh dan menjadi apa adanya.”

Leonie mengatakan dia sudah biasa mewarnai rambutnya saat remaja dan selalu mengubah warnanya lagi saat melihat akar rambutnya tumbuh.

Tetapi setelah memiliki 4 anak, sebenarnya dia tidak memerlukan rambutnya untuk dicat dan dia juga sudah tidak mengecat rambutnya selama tujuh tahun.

Tetapi Leonie menambahkan: “Saya telah sampai pada titik di mana saya menginginkan suatu perubahan baru.’’

“Sudah bertahun-tahun sejak terakhir kali saya mewarnai rambut, saya ingin mencobanya kembali, saya bahkan membaca pamflet dan melakukan uji coba, karena saya ingin hasil sempurna.”

Leonie telah membeli dua pewarna rambut Schwarzkopf Live dengan warna berbeda dari apotek setempat, dan mulai melakukan uji coba untuk masing-masing pewarna.

Leonie megatakan, : “Tidak ada reaksi sama sekali. Jadi saya memutuskan untuk mengecat bagian bawah menengah rambut saya dengan warna ungu dan itu nampak baik-baik saja.’’

“Kemudian saya membiarkannya selama beberapa hari sebelum akhirnya saya melakukan pewarnaan rambut biru di bagian atas kepala saya sekitar pukul 17 : 30 pada hari Kamis (25/3).

“Ketika saya bangun keesokan paginya, telinga dan bagian samping leher saya mulai sedikit bengkak – tetapi saya masih dapat menanganinya dengan meminum beberapa tablet anti alergi yang saya miliki di rumah,”

Tetapi ketika Leonie bangun pada Sabtu (27/3) pagi, dia terkejut dengan reaksi yang terjadi pada wajah leonie

Dia berkata: “Saya bangun dan garis rambut saya tertutup oleh beberapa lecet besar yang ada di kepala saya, mata saya bengkak bahkan saya tidak bisa melihat apa-apa.”

Leonie dilarikan ke Rumah Sakit Aberystwyth pada Sabtu pukul 6 sore – dan menghabiskan lebih dari 36 jam di sana, diberi steroid, tablet dan krim anti alergi, serta diberikan infus.

“Lepuh terus bermunculan dan mengeluarkan cairan bewarna biru,” katanya.

“Mereka juga harus mematikan lampu di atas ranjang rumah sakit saya karena cahaya itu membuat mata saya iritasi. Yang bisa saya lakukan hanyalah duduk dan menunggu sampai membaik.”

Leonie menambahkan bahwa dia telah melakukan penelitiannya pada pewarna rambut Schwarzkopf – dan menemukan bahwa warna yang lebih gelap, seperti Cosmic Blue, memiliki konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi, dan itulah yang memicu alergi.

Dia telah mengirimkan kuesioner online tentang Schwarzkopf sebagai langkah pertama sebelum mengajukan keluhan.

Meskipun pembengkakannya belum sepenuhnya hilang, Leonie akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah pada Senin pagi pukul 10 : 30

“Saya merasa seperti telah melalui sesuatu yang buruk dan saya merasa lebih baik dalam diri saya sekarang ini,’’ katanya.

“Saya hanya perlu terus minum obat – dan menunggu rambut saya tumbuh dan kembali normal.” (lidy/yn)

Sumber: Mirror

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular