Erabaru.net. Jika ada momen istimewa dalam hidup seorang wanita, itulah saat dia pertama kali melihat senyum dan kepolosan dari bayi kecilnya. Sayangnya, pandemi telah menghalangi banyak wanita untuk menjalani kehidupan sebagai ibu sepenuhnya.

Sandra Maria, seorang wanita berusia 40 tahun yang tinggal di Brasil, terjangkit virus corona saat hamil dan komplikasi dari penyakit tersebut membuatnya tidak bisa bersama putri kesayangannya, bernama Maria Júlia, setelah dilahirkan.

Bayi itu dirawat di Unit Perawatan Intensif dan ibunya hanya bisa bertemu dengannya untuk pertama kalinya 18 hari setelah melahirkan.

Tapi, tak disangka, 6 bulan setelah Maria Júlia lahir, dia mulai menunjukkan gejala virus corona, terutama demam tinggi dan sesak napas.

“Pada hari Jumat dia mulai merasa sakit, dengan demam dan sesak napas. Kami harus membawanya ke rumah sakit, di sini, di daerah Palmeirais. Mereka mengujinya dan hasilnya positif virus corona , sedangkan saya negatif. Ketika mereka mengetahui tentang keseriusan masalah ini, mereka memindahkannya ke rumah sakit Teresina, di mana dia tinggal di ICU, ” kata ibu dari maria.

Saat itulah bayinya harus dipindahkan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain, dengan harapan dia bisa sembuh dan pulang ke ibunya. Namun, di usianya yang masih muda, penyakit ini tidak mungkin bisa diatasi, dan setelah dirawat di ICU Rumah Sakit Anak Lucídio Portela, dia menghembuskan nafas terakhir .

Malaikat kecil ini meninggal pada tanggal 3 November 2020, di usia yang baru 6 bulan.

Dari sertifikat kematian gadis kecil tersebut, disebutkan bahwa penyebab kematiannya adalah Sindrom Pernafasan Akut dan Infeksi COVID-19.

Bagi María do Socorro, seorang tokoh masyarakat di wilayah tersebut yang mengikuti kasus keluarga sandra, kehilangan anak perempuan merupakan perjuangan sehari-hari bagi sang ibu, yang berhasil sembuh dari penyakinya namun sayangnya harus kehilangan putrinya.

Di Brazil, sejauh ini sudah ada lebih dari 345,000 ribu kematian akibat virus corona. Sayangnya, bayi ini adalah satu lagi angka dalam statistik, tetapi ibunya akan selalu mengingatnya sebagai hal terpenting dan terindah yang pernah datang ke dalam hidupnya.

“Kami menyadari bahwa dia masih belum siap kehilangan putrinya, seolah-olah masalah yang dia sudah lewati dulu kini muncul kembali” keluh María do Socorro.

Kami percaya bahwa ibu yang berduka ini akan segera menemukan titik terang dan melanjutkan hidup, walaupun tanpa kehadiran gadis kecilnya yang pastinya sedang mengawasinya dari surga.

Ingatlah untuk mengikuti semua tindakan pencegahan untuk menjaga diri Anda aman dari virus corona. (lidya/yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular