oleh Zhang Ting

Berdasarkan daftar peringkat miliarder tahunan Forbes, kekayaan bersih pribadi Donald Trump selama 4 tahun menjadi presiden, telah mengalami penyusutan hampir sepertiga dari nilai kekayaan bersih pribadinya, yang angkanya mencapai lebih dari USD. 1 miliar. Franklin Graham, seorang pendeta terkenal Amerika Serikat mengatakan, bahwa penurunan kekayaan Trump itu karena ia selalu memposisikan kepentingan Amerika Serikat pada peringkat teratas ketimbang kepentingan pribadi. Ia menjadi presiden bukan untuk mencari uang.

Forbes secara resmi mengumumkan Daftar Peringkat Miliarder Global ke-35 pada 6 April 2021. Selama empat tahun masa kepresidenan kekayaan bersih Donald Trump turun dari USD. 3,5 miliar ke USD. 2,4 miliar, atau menyusut sebanyak USD, 1 miliar lebih. Peringkatnya anjlok hampir 300. Forbes berpendapat bahwa penurunan kekayaan itu disebabkan oleh penolakan Trump untuk mendivestasikan portofolionya, ketika ia menjadi Presiden pada tahun 2017.

Namun Franklin Graham mengatakan bahwa penurunan kekayaan Trump karena dia mengutamakan kepentingan Amerika Serikat, bukan kepentingan pribadi dan keluarganya.

Menanggapi laporan Forbes, Franklin Graham mengatakan bahwa selama menjadi presiden, Donald Trump tidak menerima gaji. Dia mengembalikan semua gaji. Sedangkan banyak politisi yang kekayaan bersihnya justru melonjak setelah tidak lagi resmi menjabat.”

Pendeta Franklin Graham mengatakan, laporan ini menunjukkan kepada kita bahwa selama 4 tahun menjabat presiden, Trump telah kehilangan sekitar USD. 1 miliar kekayaan. Tetapi tujuan Donald Trump menjadi presiden bukan untuk menghasilkan uang, tetapi melakukan yang terbaik untuk menjaga kekayaan negara. untuk generasi mendatang.  Trump mengutamakan Amerika Serikat. Pendeta Franklin mengatakan, belum pernah melihat ada orang yang bekerja lebih keras. Ia mengucapkan, Terima kasih kepada Presiden Trump atas jasanya kepada negara AS.

Ayah dari Franklin Graham, Billy Graham adalah seorang penginjil Kristen terkenal di Amerika Serikat. Dia telah menyampaikan pidato pada pelantikan 4 orang presiden Amerika Serikat.

Trump lahir dan dibesarkan di New York City. Dia adalah mantan ketua dewan dan presiden Trump Group dan pendiri Trump Entertainment. Perusahaan tersebut bergerak di bisnis  terintegrasi seperti real estat dan perhotelan di seluruh dunia.

Menanggapi penurunan sepertiga dari kekayaan bersih milik pribadinya, Trump menjawab dengan enteng : “Inilah sebabnya orang-orang menyukai saya. Saya jujur. Tidak seperti kebanyakan politisi, saya tidak mencalonkan diri untuk menduduki jabatan publik karena ingin menghasilkan uang. Sebaliknya, saya rela kehilangan miliaran dolar untuk menyelamatkan negara kita”.

Trump juga secara blak-blakan menyatakan dalam suatu konferensi pers pada bulan Agustus 2019, bahwa sebenarnya menjadi presiden itu selain membuat dirinya kehilangan (uang) dan memodali biaya peluang yang besarnya mungkin antara 3 miliar hingga 5 miliar dolar AS. 

“Namun, satu-satunya hal yang saya pedulikan adalah negara ini. Jika tidak, saya tidak akan melakukan hal ini (menjadi presiden)”, kata Trump. 

Trump berkata : Orang-orang bertanya kepadanya berapa besar kerugian bagi dirinya untuk menjadi presiden, ditambah lagi dengan memodali biaya peluang ? Trump mengatakan, dulu dirinya menghasilkan banyak uang dari berpidato. Sekarang Ia telah berbicara. Anda tahu apa yang ia didapatkan ? Nihil.  Tidak apalah. Trump mengatakan, dulu dirinya melakukan banyak pekerjaan hebat, merealisasikan kesepakatan hebat, tetapi ia sekarang (setelah menjadi presiden) tidak melakukannya lagi. Ia tidak ingin melakukan itu lagi, karena komitmen yang ia lakukan sekarang adalah merealisasikan kesepakatan besar buat negaranya. Dan ini jauh lebih penting baginya”. (sin)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular