Liberty Times

Laporan tentang penelitian terbaru yang diterbitkan oleh tim Universitas Gothenburg di Swedia dalam jurnal “Science Advances”, menunjukkan arus laut hangat menyebabkan gletser Thwaites mencair lebih cepat dari yang diperkirakan. Kapal silam nirawak RAN  menjelajahi di bawah gletser  untuk mengumpulkan data-data terkait penelitian ini. 

Terungkap data seperti suhu dan kandungan oksigen. Ditemukan ada tiga saluran di bawah gletser untuk memungkinkan air hangat masuk ke dasar gletser dan membentuk siklus, mempercepat  pencairan gletser.

Untuk diketahui, Gletser Thwaites atau dijuluki ‘Gletser Kiamat’ telah mencair sekitar 595 miliar ton es sejak tahun 1980-an. 

Penelitian terbaru ini, menemukan  di antara tiga saluran di bawah gletser, arus laut yang hangat akan menyebabkan 75 kilometer persegi gletser mencair setiap tahunnya.

Kapal selam nirawak bawah laut itu,  juga mendeteksi bahwa persimpangan gletser dan dasar laut cukup dekat dengan arus laut yang hangat. Mencairnya separuh barat Gletser Thwaites, saja akan menyebabkan permukaan laut global naik 1 meter.

Anna Wåhlin, penulis utama studi yang merupakan profesor oseanografi di University of Gothenburg di Swedia dikutip Live Science mengatakan, temuan data ini akan membantu menghitung pencairan es dengan lebih baik di masa depan. Bahkan, dengan teknologi baru, dapat meningkatkan model dan mengurangi ketidakpastian besar yang sekarang berlaku sekitar variasi permukaan laut global. 

Gletser Thwaites disebut sebagai “gletser hari kiamat” karena terletak di tengah lapisan es di sebelah barat benua Antartika. Kandungan es yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan permukaan laut global naik 3 meter setelah mencair. 

Profesor Karen Heywood dari Universitas East Anglia, Inggris, yang ikut dalam penelitian  mengatakan, temuan ini adalah usaha pertama kapal selam nirawak, Ran ke daerah kutub dan penjelajahannya di perairan di bawah lapisan es, jauh lebih berhasil daripada yang diharapkan. Ia mengatakan, peneliti berencana untuk mengembangkan temuan yang menarik dalam misi lanjutan pada tahun depan. (hui)

Video Rekomendasi :

Share
Tag: Kategori: SAINS SAINS NEWS

Video Popular