Erabaru.net. Seekor kalkun telah ‘ditangkap polisi’ karena menyebabkan kekacauan di toko makanan pinggiran kota di Adelaide.

Polisi dipanggil ke toko makanan Deli Para Hills, Adelaide, Australia, pada Minggu pagi karena adanya laporan seekor kalkun meneror pembeli – yang bahkan menolak untuk membiarkan mereka pergi.

Rekaman menunjukkan burung nakal tersebut berkeliaran di dalam toko seolah-olah dia pemilik tempat itu.

Sam Hayes penduduk setempat saat itu sedang dalam perjalanan untuk pergi ke tempat bekerja di tukang daging terdekat, di mana ia terjebak dalam situasi tersebut.

“Petugas kebersihan itu tampak seperti disandera oleh kalkun ini. Itu adalah kalkun yang cukup besar, ” kata Hayes kepada Nine News.

“Da tidak membiarkan siapa pun lewat.”

“Aneh rasanya saat Anda pergi untuk bekerja lalu terdapat seekor kalkun serta polisi didepan toko Anda.”

Tiga petugas polisi yang dipanggil ke tempat kejadian tidak berhasil dalam upaya mereka untuk menangkap kalkun tersebut.

Seorang warga setempat bernama Frank akhirnya turun tangan dan menangkap burung itu dengan selimut.

‘Pengacau berbulu’ itu ditangkap dan ditempatkan di mobil van polisi tanpa ada terjadinya insiden apa pun.

Saat ini masih belum diketahui dari mana kalkun itu melarikan diri.

Kalkun itu dibawa ke penampungan hewan, di mana dia telah mendapatkan julukan Constable Clump.

“Dia saat ini dalam fasilitas tahanan menunggu jaminan,” Fairview Lodge Animal Shelter kemudian memposting.

Ketua tempat penampuan Kerri Bryant mengatakan penghuni terbaru tempat penampungan itu menetap dengan baik walau telah menyebabkan lebih banyak kekacauan dengan anak-anak kalun lain.

“Dia akan menetap di sini, jika seseorang tertarik untuk memiliknya, kami pasti akan bicarakan,” katanya kepada Adelaide Advertiser.(lidya/yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular