Erabaru.net. Sebuah laporan dalam jurnal medis terkemuka BMJ mengatakan, minuman berenergi yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan gagal jantung,

Pelajar yang berusia 21 tahun itu berakhir di perawatan intensif setelah meminum minuman berenergi sebanyak empat kaleng 500ml – total 640mg kafein – per hari selama dua tahun.

(Foto: Pixabay)

“Saya menderita tremor dan jantung berdebar-debar,”kata pasien tersebut. “Saya juga menderita sakit kepala migrain yang parah.”

Setelah mengalami keluhan berupa sesak napas dan kelesuan, ia memutuskan untuk mencari bantuan medis. Hal itu juga membuat studinya terhenti selama tiga bulan.

Petugas medis mengatakan bahwa dia menderita gagal jantung dan ginjal, di mana merupakan hasil terakhir terkait dengan kondisi lama yang belum didagnosa sebelumnya.

Penulis laporan, dari Guy’s and St Thomas’ NHS Foundation Trust, menyebut kasus ini sebagai ‘gagal jantung biventrikel parah yang kemungkinan besar disebabkan karena mengonsumsi minuman energi dengan berlebihan ‘.

(Foto: Pixabay)

Dokter yang merawatnya juga mengatakan bahwa kebiasaannya meminum minuman energi terlalu banyak adalah penyebab paling mungkin.

Mahasiswa itu berada di rumah sakit selama 58 hari, termasuk di ICU yang ‘membuat trauma’.

Dengan fungsi jantungnya yang sekarang ‘sedikit terganggu’ setelah sembilan bulan, dia sangat hati-hati pada minuman ‘adiktif’ tersebut. (lidya/yn)

Sumber: Metro

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular