NTDTV.com

Sebuah kapal tanker minyak Iran terbakar setelah diserang drone di lepas pantai Suriah pada (24/4/2021). Setidaknya tiga orang warga Suriah tewas, termasuk dua orang anggota awak di atas kapal tanker itu. Tidak jelas siapa yang melancarkan serangan itu. Ini adalah serangan pertama di Suriah sejak perang saudara meletus 10 tahun lalu.

Penanggung jawab Syrian Observatory for Human Rights atau Organisasi Pengamat Hak Asasi Manusia Suriah  yang berbasis di Inggris Rami Abdel Rahman mengatakan : “Kapal tanker minyak Iran itu berlayar dari Iran, berjarak tidak jauh dari Pelabuhan Banias, Suriah”. Api kemudian berhasil dipadamkan tetapi setidaknya ada 3 orang tewas.

Pelabuhan Banias memiliki kilang minyak terbesar di Suriah. Rami Abdel Rahman mengatakan bahwa pelabuhan itu selalu menjadi sasaran serangan. Ini adalah pertama kalinya sebuah kapal tanker diserang. 

“Kita belum tahu apakah serangan itu diluncurkan oleh Israel,” kata Rami Abdel Rahman. Juga tidak jelas apakah serangan itu dilakukan oleh drone atau rudal.

Kantor Berita Suriah ‘SANA’ yang dikelola negara mengutip informasi yang diberikan Kementerian Perminyakan melaporkan bahwa kapal tanker itu diyakini terbakar setelah diserang oleh drone yang datang dari arah perairan Lebanon.

Stasiun televisi milik pemerintah Iran ‘Al Alam’ memberitakan bahwa kapal tanker minyak Iran yang terbakar itu adalah salah satu dari tiga buah kapal tanker minyak yang baru-baru ini tiba di Suriah.

Suriah awalnya memiliki otonomi energi, tetapi produksi energinya yang tidak mencukupi selama perang saudara memaksa pemerintah untuk bergantung pada minyak impor. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Suriah mengandalkan minyak yang dikirim dari Iran. Karena Barat telah memberlakukan sanksi yang lebih ketat terhadap Iran, Suriah, dan sekutunya, sehingga keinginan Suriah untuk mendapatkan pasokan minyak yang lebih stabil menjadi semakin sulit. (sin)

Share

Video Popular