Erabaru.net. Kita ingin mengubah nasib anjing-anjing liar di jalan menjadi berbeda. Kita tidak bisa berdiam diri terhadap kehidupan pahit yang terjadi pada mereka, sebelumnya, sangat sedikit orang yang turun tangan membantu para hewan-hewan malang tersebut.

Di Taiwan, ada sebuah organisasi bernama Animal Shelter, yang beranggotakan relawan independen, meskipun mereka tidak mendapat dukungan dari pemerintah, tetapi komitmen dan cintanya pada anjing begitu kuat sehingga mereka dapat tetap membantu para anjing yang terlantar dengan belas kasih mereka.

Lebih dari sebulan yang lalu, mereka diberi tahu tentang seekor anjing yang tergeletak di pinggir jalan. Dan meskipun mereka telah diberitahu tentang kondisi anak anjing tersebut, tidak ada yang bisa menghentikan mereka untuk menemui anjing tersebut

Pada hari itu, anjing malang tersebut terlihat tak berdaya di tengah hujan dan hampir tak bergerak, ditutupi dengan payung yang ditinggalkan oleh salah satu penduduk untuk melindunginya dari hujan. Mereka juga meninggalkan beberapa makanan untuknya.

Meskipun akan lebih baik jika setiap orang yang melihat anjing itu langsung menyelamatkannya, setidaknya beberapa orang telah membantunya sebisa mungkin, dan itu sudah menunjukan isyarat cinta mereka terhadap makhluk kecil tersebut.

Ketika relawan mendekati anjing itu, dia melihat kondisi anjing tersebut yang benar-benar menghancurkan hatinya.

Kedua kaki anjing itu telah terpotong sebagian, salah satu dari kakinya benar-benar busuk, yang satunya lagi terlihat bengkak, dan penuh dengan belatung.

Ketika penyelamat ingin membelai dia untuk mendapatkan kepercayaan, ternyata itu tidak semudah yang ia bayangkan. Anjing tersebut terlihat takut dan menjadi agresif. Itu adalah caranya membela diri setelah begitu banyak penderitaan dan penganiayaan yang dilakukan oleh manusia terhadap dirinya.

Bagaimana bisa anjing malang itu bisa medapat begitu banyak penderitaan? Itu adalah sesuatu yang membuat kami marah dan tidak menyangka bahwa akan ada umat manusia yang melakukan tindakan seperti ini.

Relawanharus menggunakan penutup moncong kepada anjing tersebut agar tidak digigit. Dan meskipun dia mencoba menunjukkan kepadanya bahwa dia datang untuk menolongnya, anjing itu masih terlihat takut akan disakiti lagi.

Setelah berusaha beberapa kali, akhirnya dia berhasil membawanya dan membaringkannya dengan penuh kasih dan hati-hati di belakang mobil.

Meski begitu, hewan malang ini masih tidak dapat mempercayainya. Dia terlihat tetap menyerang penyelamat, bukan hanya karena rasa sakit fisik yang luar biasa yang dia rasakan, tetapi juga karena kehadiran manusia yang mengingatkannya terhadap trauma masa lalunya yang menyebabkan ia menderita.

Akhirnya, dia dibawa ke dokter hewan dan sayangnya dokter berkata bahwa kaki Shanxin harus diamputasi untuk menyelamatkan nyawanya .

Beberapa hari setelah operasi yang rumit, Shanxin mulai membaik.

Mereka menaruh Shanxin di kandangnya dan dengan kesabaran yang tak terbatas, penyelamatnya menghabiskan waktu berjam-jam, perlahan-lahan mencoba mendekatinya untuk mendapatkan kembali kepercayaannya.

Mereka tersentuh karena Shanxin tidak pernah menyerah. Dia berjuang begitu keras untuk bertahan hidup.

Setelah shanxin sudah pulih, mereka memberinya kursi roda, yang akan membantunya berjalan untuk memulai kehidupan yang penuh cinta bersama dengan anjing-anjing lain yang diselamatkan di tempat penampungan.

Dan tidak butuh waktu lama untuk akhirnya dia mempercayai penyelamatnya. Sekarang dia menjalani hidupnya dengan bahagia walau hanya mempunyai dua kaki.

Dia bahagia dengan kondisinya yang sekarang dan mereka mencintainya apa adanya. Penyelamatnya sangat bangga mengetahui bahwa jerih payahnya selama ini mereka lakukan tidak sia-sia. (lidya/yn)

Sumber: zoorprendente

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular