Erabaru.net. Salah satu kasus pencurian teraneh terjadi di India baru-baru ini di mana tas curian berisi 1.710 vaksin Covid-19 dikembalikan ke rumah sakit dengan catatan bertuliskan : ‘Maaf, saya tidak tahu ini adalah obat untuk corona” yang ditulis dalam bahasa Hindi.

Seperti yang dilansir NDTV, tas vaksin telah dicuri dari rumah sakit pemerintah di distrik Rajind Haryana, India. Kantong berisi 1.270 dosis Covishield (Oxford-AstraZeneca) dan 440 dosis Covaxin (dikembangkan oleh perusahaan farmasi India Bharat Biotech) disimpan di gudang rumah sakit sebelumnya.

Nampaknya pelaku tak dikenal itu berubah pikiran dan mengembalikannya setelah menyadari tas itu berisi vaksin Covid-19, virus yang sudah melanda dunia.

Negara tersebut yang saat ini menghadapi ‘tsunami’ Covid-19, di mana kasus Corona terjadi sangat banyak hingga rumah sakit penuh dan bahkan harus menolak pasien.

Kepala polisi distrik Rajind Haryana, Rejender Singh mengatakan bahwa penyelidikan telah dilakukan untuk menemukan tersangka.

“Tersangka tidak mengambil vaksin lain, obat-obatan, maupun uang tunai dalam gudang tersebut. Mungkin saja dia ingin mencuri beberapa vaksin atau obat lain namun mengembalikan apa yang telah dia curi setelah mengetahui bahwa itu bukanlah sesuatu yang dia cari, ” katanya.

Tas itu dikembalikan dengan diletakan di sebuah kafe terdekat dari kantor polisi dan dekat rumah sakit. saat meletakannya di sana, tersangka mengatakan kepada pekerja kafe bahwa ia mengantarkan makanan untuk para petugas.

Nah, terlepas dia mengembalikannya atau tidak, pelaku sudah melakukan kejahatan dan dia akan diadili setelah polisi menangkapnya. Apa pendapat kalian tentang kejadian ini? (lidya/yn)

Sumber: worldofbuzz

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular