Erabaru.net. Seorang ibu di Australia memamerkan rambut bayi perempuannya yang sangat tebal dan bahkan dokter pun terkejut dengan jumlah rambut bayinya yang banyak ketika dia lahir.

Yamini Badkar, 34 tahun, mengatakan dia selalu diberhentikan oleh orang-orang ketika berjalan, mereka bertanya tentang rambut hitam tebal bayi perempuannya yang sekarang berusia enam bulan.

Yamini, mantan pramugari, yang menetap di Darwin, Australia, untuk memulai sebuah keluarga dengan suaminya Nitin mengatakan dia tidak bisa berkata-kata saat melihat Nitya untuk pertama kalinya.

“Seluruh tim dokter sangat terkejut ketika melihat dia keluar, ” kata ibu yang bangga itu.

Sang ibu mengalami kemulasan selama kehamilannya, yang menurut mitos hal itu dapat menyebabkan bayi memiliki rambut yang banyak dan tebal.

Orang-orang di rumah sakit terkejut melihat bayi yang baru lahir bisa memiliki begitu banyak rambut, mereka belum pernah melihat rambut sebanyak itu pada bayi yang benar-benar baru dilahirkan sebelumnya, katanya.

Yamini dan suaminya mengalir darah India dan mereka berdua memiliki rambut yang tebal seperti bayi ini tapi tidak sampai setebal ini, katanya.

Dan merawat bayi dengan rambut panjang tersebut tidaklah mudah.

“Kulit kepala bayi yang masih kecil itu sangat rapuh jadi kamu harus sangat berhati-hati saat mencucinya dan kami tidak bisa mengikatnya,” katanya.

Rambut bayi perempuan itu sudah melewati bahunya saat ia baru berusia enam bulan.

“Kami harus mengikatnya jika tidak maka rambutnya akan menutupi matanya dan membuat ia tidak bisa melihat” kata ibu itu.

Jadi, bagi Yamini, mitos tentang kemulasan suaminya saat kehamilan terbukti benar.

“Saya mengalami mulas yang parah sepanjang kehamilan, sampai sehari sebelum dia lahir,” katanya.

Pada tahun 2006, sebuah studi oleh Universitas John Hopkins sampai pada kesimpulan bahwa kisah mitos lama memang ada benarnya.

“Kebalikan dari ekspektasi, tampaknya merasa mulas selama kehamilan dan rambut bayi baru lahir memang saling berhubungan,” lapor mereka.

Dipercaya bahwa rasa mulas menyebabkan peningkatan hormon pada kerongkongan dan juga meningkatkan pertumbuhan rambut pada bayi.

Studi lain menunjukkan ibu yang tidak mengalami mulas selama kehamilan memiliki bayi yang botak.

Ibu ini menggambarkan bayinya sebagai sinar Matahari, ia juga sangat menyukai anjing, musik, dan bepergian.

Dia bilang dia juga suka bertemu orang baru dan mencoba terhubung dengan mereka. (lidya/yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular