Erabaru.net. Pasangan ini adalah salah satu orang terkaya di dunia, pendiri Hauser & Wirth, galeri top dunia. Masuk tiga besar dalam “Art Power List” global yang dipilih oleh majalah seni ARTREVIEW, dan menduduki peringkat pertama pada tahun 2015. Bahkan Putri Eugenie, cucu Ratu Inggris, bekerja di galeri mereka.

Karena mereka dibesarkan di pedesaan dan tidak bisa melupakan gunung dan sungai, mereka meninggalkan rumahnya yang megah di pusat Kota London, Inggris, dengan 4 anak dan 6 anjing mereka pindah ke pedesaan, membeli sebuah bekas pertanian, dan merek mulai berkebun dan memelihara ternak.

Mereka menggunakan lebih dari 4 tahun untuk mengubah bekas peternakan ini dengan sejarah lebih dari 300 tahun. Kandang babi dan lumbung diubah menjadi ruang seni, kandang sapi diubah menjadi restoran gourmet, dan rumah pertanian tua berubah menjadi desain pemenang penghargaan homestay …

Kini para selebriti berlomba untuk datang ke tempat ini, bahkan kota-kota kecil di sekitarnya yang penghuninya semakin berkurang dari hari ke hari kini menjadi semarak.

Tapi yang paling menakjubkan adalah pasangan itu menanam taman hutan belantara seluas 6000 meter persegi di gurun dengan lebih dari 26.000 tanaman dan pemandangan terindah sepanjang tahun.

Pasangan itu adalah Iwan Wirth dan Manuela yang mengubah pertanian terbengkalai menjadi pusat daya tarik untuk dikunjungi.

Dari London, dibutuhkan dua jam untuk mencapai pertanian dengan kereta api.

Ketika bertemu dengan dua orang dengan sekop sedang bekerja di ladang sayuran, mungkin mereka tidak akan mengenalnya bahwa pasangan itu adalah salah satu pedagang seni terkaya di dunia.

Jalan setapak di dekat peternakan ini sekarang menjadi satu-satunya cara bagi keduanya untuk berjalan dari rumah ke tempat kerja, berjalan-jalan dengan anjing saat pergi bekerja.

Iwan dan Manuela sebenarnya orang Swiss dan dibesarkan di daerah pegunungan. Iwan menyukai seni sejak kecil, dan pandai menjual karya seni. Dia menjual lukisan pertamanya ketika dia berusia 7 tahun.

Ketika dia berusia 16 dia memulai bisnisnya sendiri dan membuka galeri kecil pertamany. Ketika dia berusia 22 tahun, dia bermitra dengan kolektor seni Ursula Hauser dan memulai mendirikan galeri pertama Hauser & Wirth, tetapi dia tidak menyangkan, koleganya itu kemudian menjadi ibu mertuanya sendiri.

Iwan dan Ursula Hauser awalnya adalah tutor Manuela, di Los Angeles pada tahun 1992.

“Saat itu, saya melihat ibu saya dan pemuda ini memulai bisnis dengan sangat antusias, saya juga terinfeksi, jadi saya bergabung dengan mereka,” ujarManuela.

Hasilnya, keduanya memulai bisnis mereka sendiri dan bekerja keras bersama, dan secara bertahap membuka galeri di seluruh dunia, termasuk Los Angeles, New York, London, Hong Kong …

Pada tahun 2005, keduanya pindah dari Swiss ke London karena hubungan kerja, namun mereka tidak bisa beradaptasi dengan kehidupan di kota besar. Belakangan, mareka akhirnya menemukan pertanian ini di kota kecil Bruton, dua jam berkendara dari London.

Seperti inilah Durslade Farm di tahun 1960-an.

Beginilah penampilan pasangan itu ketika mereka pertama kali mengambil alih pertanian.

Sejarah rumah-rumah ini dapat ditelusuri kembali ke abad ke-15. Tempat itu pada awalnya adalah biara dan kemudian berubah menjadi peternakan. Salah satu rumah di pertanian tersebut juga merupakan Bangunan Warisan Nasional Inggris.

Ini adalah gambaran lengkap dari pertanian yang sekarang diubah.

“Awalnya, kami hanya ingin membuat rumah di pedesaan. Kemudian, ketika kami melihat tanah pertanian ini di dekat rumah kami, kami pikir sebaiknya kami memindahkan kantor, dan kemudian menjadi tidak terkendali,” ujar Iwan.

Sekarang, ada aula pameran seni berbentuk U, di sebelahnya ada restoran, rumah terpisah ada wisma, dan kantor.

Namun, sebelum merenovasi rumah, mereka menanam taman hutan belantara yang sangat indah di halaman belakang.

“Kami khawatir seni kontemporer terlalu asing bagi orang-orang. Orang Inggris menyukai taman, jadi mari kita bangun taman yang ingin dikunjungi semua orang,” ujarnya.

Dengan luas total 6.000 meter persegi, taman ini awalnya adalah gurun, Manuela mengundang seorang teman, Piet Outdolf, untuk mendesain taman ini.

“Kami pertama kali memperbarui tanah dalam setahun. Kemudian kami menanam lebih dari 26.000 tanaman. Jumlah tanaman dan jumlah tanaman per meter persegi telah diatur dengan cermat oleh Odof,” katanya.

Tidak seperti taman biasa, taman ini lebih seperti “gurun”. Bunga dan rerumputan tampaknya telah menyebar dari alam liar di sekitarnya. Ini juga fitur terbesar dari Taman Odof.

Musim selalu bergantian, di sini setiap musim memiliki keindahan yang berbeda.

Di musim semi dan musim panas, bunga bermekaran setiap hari.

Manuela mengatakan bahwa ketika salju turun di musim dingin, keindahan taman bahkan lebih spektakuler.

Pertanian yang awalnya ditinggalkan telah menarik lebih dari 400.000 orang dalam dua setengah tahun sejak dibuka kembali untuk umum.

Orang London yang jenuh dengan kehidupan kota akan pergi ke sini pada akhir pekan. Bahkan kota kecil yang suram di dekatnya kini menjadi hidup!(lidya/yn)

Sumber: funnews61

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular