Erabaru.net. Seorang pria di Tiongkok ditahan oleh polisi setelah dia ketahuan melempar koin ‘keberuntungan’ ke mesin jet – sebuah takhayul yang membahayakan nyawa 148 penumpang dan awak.

Penumpang, yang diidentifikasi dengan marga Wang ini dijadwalkan terbang dari Weifang ke Haiku dengan penerbangan Beibu Gulf Airlines GX8814 ketika dia melemparkan segenggam koin yang dibungkus kertas merah ke dalam mesin.

Koin yang ada di mesin pesawat dapat merusak baling-baling atau bahkan menyebabkan kebakaran.

Untungnya, salah satu pekerja melihat koin di landasan bawah pesawat sebelum pesawat lepas landas, ia pun memberi tahu awak pesawat.

Wang mengaku melempar enam koin yang dibungkus kertas merah ke mesin pesawat. Gambar koin tersebut kemudian dibagikan secara online.

Staf berhasil menemukan semua koin tetapi penerbangan harus dibatalkan karena demi keamanan. Seluruh 148 penumpang terpaksa turun dan menunggu penerbangan lain hingga pagi berikutnya.

Wang kemudian ditahan oleh polisi.

Banyak orang Tionghoa percaya bahwa melempar koin ke tempat tertentu – seperti patung di taman atau di kuil – dapat membawa keberuntungan atau mengusir roh jahat.

Ini bukan pertama kalinya seorang penumpang mencoba melempar koin ke mesin pesawat untuk keberuntungan dan mendapatkan penerbangan yang aman di negara itu.

Pada 2019, seorang penumpang diperintahkan untuk membayar Lucky Air lebih dari Rp 262juta sebagai kompensasi setelah melemparkan dua koin ke mesin pesawat, menyebabkan penerbangan dibatalkan dan lebih dari 160 penumpang terjebak dalam semalam.

Pria berusia 28 tahun, bernama Lu Chao, bepergian dengan pesawat untuk pertama kalinya bersama istri dan putranya ketika dia melemparkan koin ke pesawat di Tiongko bagian timur, menurut pengadilan setempat.

Semua penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan penerbangan domestik tersebut pun akhirnya harus tinggal di bandara dan pihak berwenang harus mengatur akomodasi semalam untuk mereka sebelum mereka dapat menaiki penerbangan pengganti keesokan harinya, kata pengadilan.

Lu ditahan oleh Biro Keamanan Umum Anqing selama 10 hari sebelum digugat oleh maskapai penerbangan.

Salah satu koin ditemukan tepat di bawah pesawat dan yang lainnya terlihat di tanah sekitar satu meter di depan mesin kiri pesawat.

Pria yang percaya takhayul itu sedang bepergian dengan istri dan anaknya yang berusia satu tahun, dengan harapan perjalanan mereka aman ketika dia melemparkan uang itu, kata polisi Anqing dalam pernyataan sebelumnya.

Pengadilan memenangkan maskapai tersebut. Dianggap bahwa setiap orang normal yang berakal sehat akan berpikir bahwa koin-koin yang ada di dalam mesin dapat menyebabkan ‘kecelakaan serius’.

Dalam kasus sebelumnya pada 2019, seorang lulusan kedokteran berusia 23 tahun melemparkan tiga koin ke mesin pesawat dengan harapan membantu mengatasi diare keponakannya di bandara di Provinsi Sichuan.

Pada bulan April tahun itu juga, seorang penumpang wanita berusia 66 tahun ditahan oleh polisi karena melemparkan enam koin ke pesawat untuk memperoleh keberuntungan sebelum lepas landas di Mongolia Dalam.

Mereka yang mengganggu operasi normal perusahaan dan organisasi akan dikenakan hukuman maksimal 10 hari penahanan dan hukuman denga sebesar Rp 1juta, menurut Hukum Hukuman Administrasi Keamanan Publik Tiongkok.

Penumpang yang tidak dapat diatur dan tidak dapat dipercaya di Tiongkokjuga dapat diblacklist oleh otoritas penerbangan sipil negara itu dan dilarang naik pesawat, menurut sistem kredit sosial negara itu.(lidya/yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular