Li Mei dan Chen Haiyue  –  NTD

India menambahkan 348.421 kasus yang dikonfirmasi dan 4.205 kasus kematian pada Rabu (12/5/2021). Angka itu memecahkan rekor sejak epidemi melanda India. Saat ini, jumlah kasus kematian melebihi 250.000 orang. Para ahli percaya,  situasi sebenarnya epidemi yang tengah melanda mungkin lebih serius.

Ketika penularan meningkat, rumah sakit penuh sesak dengan pasien. Sementara pasokan oksigen dan obat-obatan sangat sedikit, krematorium pun tidak memadai. Pusat vaksin di berbagai tempat memasang pengumuman yang berbunyi : vaksin habis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan pada  Rabu, bahwa virus varian India B.1.617 telah menyebar ke 44 negara.

Sementara itu, Pusat Komando Epidemi Taiwan mengumumkan pada hari yang sama, bahwa 21 kasus baru telah dikonfirmasi, termasuk 16 kasus lokal, dan satu kasus sedang diselidiki. Pihak berwenang setempat, mengumumkan tentang peringatan pencegahan epidemi telah ditingkatkan ke tingkat kedua.

Ada 3 kasus infeksi di Luodong, Yilan, 10 infeksi di Lions club di New Taipei City, dan 3 kasus infeksi yang tdiketahui sumbernya ditemukan di wilayah Wanhua dan Keelung.

Sumber penularan mantan presiden Lions Clubs ini, tidak diketahui, ada riwayat kontak dengan 100 orang dan sudah didiagnosis sebanyak 11 orang.

Walikota New Taipei, Hou Youyi segera mengumumkan  bahwa delapan tempat bisnis hiburan khusus, akan ditutup dari 12 Mei hingga 8 Juni 2021. Sedangkan semua pusat olahraga dan perpustakaan akan ditutup.

Walikota New Taipei, Hou Youyi menuturkan, tak hanya bersiap dengan tingkat siaga kedua dalam tahapan pencegahan epidemi, otoritasnya juga siap meningkatkan pada tahap tingkat ketiga.”

Saat ini, di 4 kabupaten dan kota termasuk New Taipei, Taipei, Taoyuan, dan Yilan, lebih dari 5 kasus baru telah dikonfirmasi. Pusat Komando Epidemi Taiwan, meminta kabupaten dan kota untuk memperluas hotel pencegahan epidemi.

Berita dari Inggris tentang perdana Menterinya, Boris Johnson mengumumkan  akan menyelidiki tentang penanganan epidemi di negara itu. 

Ia mengatakan, penyelidikan tersebut  akan menempatkan tindakan pemerintah di bawah mikroskop.”

Inggris memiliki total 4,45 juta kasus yang dikonfirmasi dan 127.890 kasus kematian.

Pemerintah Inggris mengakui, dalam menanggapi krisis kesehatan masyarakat dalam epidemi yang terburuk kali ini, ada banyak pelajaran yang dapat diambil untuk masa depan.

Sedangkan penambahan kasus baru, ada 2.490 kasus yang dikonfirmasi di Inggris  dengan 20 kasus kematian. Perdana Menteri Inggris percaya, pengenalan vaksin dengan cepat adalah alasan utama untuk mengurangi epidemi. (hui)

Share

Video Popular