Erabaru.net. Pada jam 6 pagi, di jalanan di Kota Zhengzhou, seorang anak laki-laki berumur tujuh tahun sedang menarik tali kain di tangannya, dan dua anak laki-laki berumur tiga tahun diikat di kedua ujung tali tersebut. Tiga bocah kecil mengikuti satu sama lain bersama seorang wanita tua dengan karung di tangannya yang berisi sampah daur ulang.

wanita tua itu sudah berusia 60 tahun, tinggal di kampung Dancheng, Zhengzhou, Henan, Tiongkok. Tiga bocah laki-laki yang mengikutinya adalah cucunya. Dua anak yang kecil adalah kembar yang berusia hampir tiga tahun, yang lebih tua berusia tujuh tahun.

Di usia mereka yang seharusnya menikmati masa kecilnya, mereka dengan patuh menemani neneknya untuk mengumpulkan barang bekas. Mereka juga ingin menyembuhkan penyakit ayahnya secepatnya dan menjalani kehidupan keluarga yang bahagia.

Nenek itu mengatakan, bahwa dia mengikatnya dengan tali karena takut anak itu hilang. Ayah dari anak anak itu (putranya), tiga tahun lalu didiagnosis dengan sirosis hati.

Karena untuk biaya pengobatannya, keluarga tersebut punya banyak utang, dan ibu dari anak-anak itu telah meninggalkan mereka.

Nenek itu yang merawat putranya sambil mengasuh ketiga cucunya, di waktu senggangnya, dia mengajak mereka keluar untuk memulung untuk mendapatkan uang.

“Sekarang ini, karena tidak ada uang, anak laki-laki yang seharusnya dirawat di rumah sakit hanya bisa tinggal di rumah yang juga merupakan rumah kontrakan,” kata nenek tua itu sambil meneteskan air mata.

Putranya nenek itu bernama Yang Guanghua berusia 33 tahun. Sebelum jatuh sakit, dia biasa menjual makanan ringan. Meskipun hasilnya tidak seberapa, dia bisa menghidupi keluarganya.

Tapi sejak dia didiagnosis dengan sirosis hati pada tahun 2016, dia dirawat di rumah sakit, pertama di rumah sakit daerah asalnya, dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit besar di Zhengzhou.

Karena terlalu banyak hutang, istrinya telah meninggalkan rumah. Ia juga pernah memiliki pikiran untuk menhakhiri hidupnya, tetapi ketika dia melihat ibu dan anak anaknya yang terus bekerja keras untuk menemaninya, dia mengurungkan niatnya

Yang mengatakan bahwa kondisinya dapat disembuhkan dengan operasi, dan ketika dia pulih, dia akan bekerja keras untuk mendapatkan uang untuk membayar kembali kasih karunia pengasuhan ibunya dan memungkinkan anak-anak mereka untuk belajar dan pergi ke sekolah.

Kami hanya bisa berharap Yang akan bisa sembuh dan bisa bekerja lagi. (lidya/yn

Sumber: starnews19

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular