Erabaru.net. Kecepatan pembangunan di pedesaan semakin cepat dan, kehidupan masyarakat terus meningkat. Banyak orang orang desa yang pindah dan menetap di kota. Tetapi masih ada orang tua yang tidak mengikuti anaknya untuk tinggal di kota. Nenek tua ini adalah salah satunya.

Di Desa Chaijiapo, di Kabupaten Pinglu, Provinsi Sanxi, Tiongko, di sebuah halaman rumah tumbuh bunga peony yang abadi. Begitu kami memasuki pintu, saya mencium aroma bunga yang sangat tajam.

Pemilik rumah itu adalah seorang nenek tua yang berusia hampir sembilan puluh tahun. Karena banyak orang yang baru-baru ini datang ke tempat nenek untuk mendokumentasikan kehidupannya, nenek itu sudah tidak heran lagi dengan orang yang membawa kamera.

Diketahui bahwa nama keluarga nenek itu adalah Wu, dan dia sekarang tinggal di rumah ini sendirian. Dia mengatakan bahwa peony ini ditanam lebih dari 30 tahun yang lalu. Saat itu, keluarganya membangun rumah baru. Di rumah baru itu tidak tanaman apa pun. Ketika ia pergi mengunjungi kerabatnya, kerabatnya memberinya bunga peony, dan dia membawanya pulang dan menanamnya di pekarangan.

Dia tidak pernah menyangka bahwa bibit kecil telah tumbuh menjadi seperti sekarang. Dalam beberapa tahun terakhir, berkat seorang fotografer, banyak orang di sekitar desa datang ke rumahnya untuk melihat peony ini selama musim mekar, dan banyak juga kaum muda yang mengambil foto peony ini dan membuat video.

Kata Nenek Wu, bunga peony ini dalam klasifikasinya merupakan peony minyak yang paling banyak dijumpai pada bunga peony. Bijinya bisa ditanam menjadi bibit peony kecil dan bisa diambil minyaknya.

Akarnya merupakan bahan obat tradisional tiongkok yang disebut danpi. Peony ini tumbuh subur sejak ditanam, kini tumbuh menjadi pohon peony dengan tinggi sekitar 2,5 meter dan diameter sekitar tiga meter.

Ketika bunga peony ini baru saja mekar, bagian bawah kelopak akan berwarna sedikit merah, dan bunganya berukuran sedang, kelopaknya tidak berkelopak ganda seperti peony hias.

Saat mekar, seluruh tanaman ada sekira 200 bunga. Pohom ini tidak pernah dipangkas selama 30 tahun, tumbuh secara alami dengan akar yang kuat dan cabang yang indah.

Nenek Wu mengatakan bahwa suaminya telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Dia juga sudah terbiasa tinggal sendirian di rumah ini.

Untungnya, beberapa anak tinggal tidak jauh darinya. Dengan transportasi yang mudah sekaran ini mereka sering mengunjungi nenek tiga sampai lima kali, mereka juga sering mengirim perbekalan ke rumah setiap hari.


“Saya tinggal di tempat yang tinggi di pegunungan, jadi tidak akan menjadi masalah jika sudah memasuki musim panas. saat musim dingin, saya memiliki kompor yang diberikan oleh anak-anak untuk menghangatkan tubuh,” kata nenek Wu.

Setiap tahun di musim dingin, Nenek akan tinggal bersama anaknya di kota. Saat musim semi dimulai, Nenek Wu tidak bisa tinggal di kota terlalu lama karena dia merindukan tetangga lamanya dan ingin melihat bunga peony-nya bermekaran.

Meskipun rumah anak-anaknya di kota sangat bagus, bersih dan lengkap, tetapi nenek tetap mencintai rumah tuanya , dan nenek telah tinggal di sini hampir sepanjang hidupnya.

“Ada begitu banyak kenangan indah di sini, setiap saya berada di rumah tua ini saya merasakan ketenangan di hati saya,” kata nenek Wu.

Peony minyak ini telah dirawat oleh nenek selama lebih dari 30 tahun. Tidak mudah menanam pohon peony menjadi seperti ini. Bunga peony ini juga merupakan hasil karya nenek selama puluhan tahun. Telah dibesarkan selama puluhan tahun, sama seperti anak yang dibesarkan sendiri.

Kebanggaannya adalah saat bunganya bermekaran, Entah berapa banyak orang yang sudah datang kemari, tapi setiap dia membicarakan bunga peony ini, nenek terlihat sangat antusias saat menjelaskannya kepada mengunjung, mereka juga terlihat bahagia setelah melihat bunga peony ini.

Meskipun peony yang berusia puluhan tahun ini bukanlah varietas yang berharga, ini adalah hasil dari penanaman yang sangat dirawat selama bertahun-tahun oleh Nenek Mu.

Orang-orang yang datang dan pergi selama musim mekar juga menambah sedikit vitalitas dan popularitas rumah nenek Wu. Membawa banyak teman dan tawa untuk para lansia.

Saya berharap Nenek Wu dapat menemani peony ini di halaman kecilnya seumur hidupnya, dan menghabiskan masa tuannya dengan sehat dan bahagia di sini! Pernahkah Anda melihat bunga peony yang tumbuh begitu besar? (lidya/yn)

Sumber: funnews61

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular