NTDTV.com

Media Korea Selatan ‘Daily NK’ mengutip sumber informasi terpercaya memberitakan bahwa, seorang pejabat senior dalam sistem ekonomi Korea Utara baru-baru ini dirawat di Rumah Sakit Universitas Medis Pyongyang karena penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit lainnya. 

Selama dirawat di rumah sakit, pejabat senior tersebut mendapat suntikan cairan ‘Karboksilasi’ dalam dosis tertentu oleh pihak rumah sakit yang melihat kondisi fisiknya lemah karena komplikasi berbagai penyakit yang diderita.

Akibat wabah dan sanksi internasional, Korea Utara kesulitan untuk mendapatkan obat-obatan impor. Pada saat itu, dokter ingin menggunakan obat-obatan yang diproduksi sendiri oleh Korea Utara, tetapi dihalangi oleh staf medis lainnya dengan mengatakan bahwa mereka tidak dapat menyuntikkan obat-obatan produksi Korea Utara kepada pejabat senior tersebut. 

Akhirnya, dokter menyuntikkan obat buatan Tiongkok yang dianggap lebih ampuh kepada pejabat senior tersebut. Sayangnya ia malahan meninggal dunia.

Setelah pejabat senior yang telah menjabat sejak era Kim Jong-il dan sejak lama mendapat kepercayaan ini meninggal dunia. Kim Jong-un segera memerintahkan rumah sakit utama di Pyongyang untuk tidak lagi menggunakan obat-obatan produksi Tiongkok dan menyita semua obat termasuk yang ada. (sin)

Share

Video Popular