Erabaru.net. Pada tanggal 5 Februari, Chen Jinying, berusia 90 tahun yang tinggal di Lishui, Zhejiang, Tiongkok, menyerahkan 70.000 yuan (sekitar Rp 156 juta) kepada keponakannya Chen Qide dan melunasi pinjaman terakhirnya dalam 10 tahun. Dalam 10 tahun ini, dia telah membayar total utangnya 20,77 juta yuan ( sekitar Rp 46 miliar).

Lebih dari 30 tahun yang lalu, setelah pensiun, Nenek Chen tidak menikmati hidup dengan mengandalkan keluarganya, tetapi memulai bisnisnya sendiri.

Dia membuka usaha dan menyewa mesin, terutama memproduksi jaket untuk orang paruh baya dan orang tua. Ketika bisnis sedang bagus, penjualan tahunannya bisa leibh dari 10 juta yuan (lebih dari Rp 22 miliar).

Dengan banyak uang, Nenek Chen tidak melupakan untuk beramal, dia telah menyumbangka uang lebih dari 570.000 yuan dan barang-barang senilai ratusan ribu yuan.

Pada tahun 2005, Nenek Chen menginvestasikan lebih dari 16 juta yuan (sekitar Rp 35 miliar) untuk membangun pabrik baru. Namun, pada 2011, ada masalah dengan perputaran modal perusahaan, dan Nenek Chen menolak mengajukan pailit.

“Adalah hal yang lumrah kita untuk melunasi utang, kita harus membayar kembali uang yang kita pinjam dari orang lain,” katanya.

Nenek Chen menjual pabrik dan dua rumahnya, tetapi ada 1,3 juta yuan (sekitar 2,9 miliar) tersisa dan belum bisa dibayar.

Nenek Chen memutuskan untuk melanjutkan bisnis jaketnya, tetapi volume penjualannya jauh lebih rendah dari sebelumnya.

Khawatir bahwa dia tidak akan mampu membayar gaji para pekerja, Nenek Chen bangun jam 5 pagi setiap pagi dan keluar membuka kiosnya untuk berjualan jaket. Dia tetap berjualan sepanjang hari.

Sikap jujur Nenk Chen Jinying dilaporkan oleh banyak media. Dia dinobatkan sebagai salah satu dari “Sepuluh Orang dapat Dipercaya”. Banyak bisnis mulai membantu Nenek Chen menjual jaket secara online.

Pada tanggal 5 Februari tahun ini, Nenek Chen melunasi hutang terakhirnya dalam 10 tahun, dia telah melunasi total 20,77 juta yuan.

Nenek Chen tersenyum dan berkata,: “Tahun Baru Imlek tahun ini benar benar sangat membahagiakan !”

Kata-kata yang diucapkan harus dilaksanakan, perbuatan harus dipertanggungjawabkan, kejujuran tidak mudah dilakukan, dan Nenek Chen layak mendapatkan pujian ! (lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular