NTDTV.com

Topan Tauktae melanda pantai barat India dengan angin kencang 185 kilometer per jam pada Senin (17 /5/2021) malam. Terjangan yang melanda menyebabkan terjadinya kerusakan di berbagai tempat. 

Central News Agency melaporkan bahwa, Kementerian Pertahanan India mengatakan, setelah diterjang gelombang besar hingga setinggi 8 meter ke fasilitas minyak pantai, kapal angkatan laut menyelamatkan lebih dari 600 orang dan menemukan 26 jenazah. Banyak kapal penyelamat yang juga tenggelam karena diterjang badai. Sedangkan pesawat serta helikopter masih mencari 49 pekerja yang hilang dari salah satu kapal penyelamat.

Naval Western Command menyatakan bahwa akibat bencana laut dalam keadaan bahaya, sehingga orang yang diselamatkan tidak dapat mencapai sekoci. Para penyelamat berkata : “mata penuh harapan, tetapi juga cukup sedih … mereka  terjebak di laut selama beberapa jam.”

Topan Tauktae menewaskan sedikitnya 16 orang di 4 kabupaten di sepanjang pantai negara bagian Maharashtra. Badai menyebabkan hampir 100.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan pindah ke daerah yang lebih aman.

Pejabat di negara bagian Gujarat mengatakan, bahwa jumlah korban tewas di wilayah tersebut  meningkat menjadi 45 orang, banyak di antaranya tewas akibat runtuhnya rumah atau tembok. Sedangkan jumlah korban tewas diperkirakan akan terus meningkat. Di antara mereka, Kabupaten Amreli  menderita paling parah, dengan 15 kasus kematian yang dilaporkan.

Sekitar 23.800 orang tinggal di tempat penampungan, 16.500 rumah rusak, hampir puluhan ribu pohon tumbang, dan ratusan ribu orang masih menunggu pulihnya aliran listrik. 

Perdana Menteri India, Narendra Modi langsung melakukan penerbangan ke kampung halamannya di  Gujarat pada 19 Mei. Tujuannya, untuk memeriksa bencana tersebut.  Setelah berdiskusi dengan gubernur partainya, Vijay Rupani dan lainnya, ia mengumumkan memberikan bantuan keuangan sebesar 100 miliar rupee.

Namun demikian, negara bagian Maharashtra yang juga terkena dampak bencana, nampaknya tak mendapatkan perlakuan yang sama seperti Gujarat. Dikarenakan faktanya Modi adalah anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) yang sedang berkuasa.

Badan Meteorologi India menyatakan, Tauktae akan turun ke tekanan rendah dalam 12 jam ke depan dan terus bergerak menuju bagian timur laut  Rajasthan dan negara bagian di Utara dalam dua hari ke depan.

Ketika Tauktae mengamuk di India utara, Badan Meteorologi India memperingatkan bahwa topan tropis baru Yaas  sedang terbentuk di Teluk Benggala di pantai timur India.  Badai mungkin melanda negara bagian Odisha dan Benggala Barat pada pantai timur India pada  27 Mei mendatang. 

Para ahli mengatakan, dikarenakan perubahan iklim, suhu laut meningkat dan semakin banyak badai besar muncul di Laut Arab. (hui)

Share

Video Popular