oleh Li Ming

Baru-baru ini, media Taiwan mengungkapkan bahwa Brigade Bantuan untuk Pasukan Keamanan dari Angkatan Darat Amerika Serikat – Security Force Assistance Brigade. SFAB  telah ditempatkan di Pusat Pelatihan dan Pengujian Angkatan Darat Hukou di Hsinchu, Taiwan. Brigade tersebut datang untuk memandu pelatihan tempur pasukan Taiwan. 

Pejabat komunis Tiongkok di Beijing sampai saat ini belum memberikan tanggapan atas kejadian ini kecuali kelompok pro-Komunis di Taiwan yang diorganisir oleh Beijing pergi ke kamp Hukou untuk membentangkan spanduk dan meneriakkan slogan-slogan protes.

Menurut laporan Radio Free Asia, badai opini publik tentang masuknya militer Amerika Serikat ke pangkalan militer Taiwan berawal karena laporan penelitian yang dikeluarkan oleh lembaga pemikir “Institut Riset Keamanan Pertahanan Nasional” yang dimiliki Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan pada 16 Mei lalu. 

Laporan tersebut menyebutkan bahwa dalam menanggapi kemungkinan konflik militer di kawasan Indo-Pasifik, Korps Marinir Amerika Serikat percaya bahwa mereka harus mengubah dirinya menjadi kekuatan kecil yang mampu melakukan serangan presisi jarak jauh dan melakukan operasi pangkalan ekspedisi. 

Sedangkan Taiwan yang memiliki peran kunci dalam operasi perlu bergerak dan berperang dari satu pulau ke pulau lainnya, perlu secara cepat menyebarkan kendaraan peluncur rudal untuk melawan tentara komunis Tiongkok.

Pada malam hari yang sama, media Taiwan ‘United Daily News’ (UDN) melaporkan bahwa seorang prajurit dari Korps Tentara Hsinchu Hukou Taiwan Pusat Pelatihan dan Pengujian Bersama untuk Distrik Utara pada bulan April memposting keluhan di Facebook.

Keluhan itu menyebutkan bahwa beban tugasnya jadi membengkak sampai-sampai tidak sempat istirahat makan siang gara-gara kehadiran pasukan Amerika Serikat. Postingan ini secara tidak langsung dianggap telah membenarkan adanya militer Amerika Serikat di Taiwan.

United Daily News juga mengutip perwira dan tentara tanpa menyebutkan namanya yang membenarkan bahwa sejumlah besar perwira dan tentara dari Brigade Bantuan untuk Pasukan Keamanan dari Angkatan Darat Amerika Serikat telah telah ditempatkan di Pusat Pelatihan dan Pengujian yang disebutkan diatas. Dikatakan bahwa militer Amerika Serikat  yang ditempatkan di Taiwan bertindak sebagai penasihat. Mereka didatangkan dengan tujuan mengamati pelatihan dan pengujian serta memberikan arahan serta saran kepada pasukan di pangkalan Angkatan Darat Taiwan.

Belakangan, ada media Taiwan yang bertanya kepada Komando Angkatan Darat Taiwan apakah brigade pasukan Amerika Serikat ini akan tinggal hingga bulan Juli mendatang untuk berpartisipasi dalam latihan militer “Han Guang” ? Tetapi jawabannya adalah “No Comments”.

Setelah berita tentang kedatangan brigade Amerika Serikat ke Taiwan menyebar pejabat resmi komunis Tiongkok belum memberikan tanggapan. Namun, situs berita berbahasa Mandarin yang berbasis di Beijing ‘Duowei News’ pada 18 Mei menerbitkan artikel terkait yang dikutip dari komentar Zhang Ye yang dianggap sebagai ahli militer mengatakan bahwa tindakan militer Amerika Serikat ini sudah merupakan ancaman bagi prinsip “Satu Tiongkok”. 

“Meskipun belum sampai sepenuhnya melanggar garis merah tentang prinsip tersebut,” ujarnya.

Selain itu, organisasi pro-komunis Tiongkok di Taiwan yang bernama “Markas Besar Pencabut Sayur” telah mengirim beberapa orang personilnya dengan membawa beberapa plakat ke kamp Hukou pada 20 Mei pagi untuk melakukan protes.  Untuk diketahui nama “Markas Besar Pencabut Sayur”, meskipun kata cai yang ditulis adalah cai yang berarti sayur dalam bahasa Mandarin, tetapi kelompok tersebut adalah kelompok yang anti Tsai Ing-wen, Presiden Taiwan. 

Tulisan pada plakat memperlihatkan “Urusan Lintas Selat adalah urusan dalam negeri Tiongkok, dan Amerika Serikat tidak memiliki hak untuk ikut campur.” Pada plakat bertuliskan “memanfaatkan epidemi untuk mencari kemerdekaan dan menggunakan senjata untuk menolak unifikasi”, sejumlah ucapan-ucapan umum yang lazim digunakan komunis Tiongkok. Mereka juga meneriakkan slogan-slogan seperti “Tentara Amerika, keluar dari Taiwan” …

Menurut informasi publik organisasi politik “Markas Besar Pencabut Sayur” dibentuk pada tahun 2016 yang dipimpin oleh “Panglima”-nya yang bernama Lu Chaocai. Dia pernah menjadi salah satu pemrakarsa DPP dari Markas Besar Partai Kabupaten Taoyuan. Namun, dia bergabung dengan KMT pada tahun 2008 dan kemudian mendirikan “Markas Menggulingkan Ma Ying-jeou” pada 11 November 2012. Mereka menuntut Presiden Ma Ying-jeou mundur. Orang luar umumnya percaya bahwa Lu Chaocai dan organisasi politik yang ia dirikan adalah produk infiltrasi pemerintah komunis Tiongkok di Taiwan, dan pada dasarnya mereka bertindak selaku corong suara bagi Beijing di Taiwan. (sin)

Share

Video Popular