Erabaru.net. Seorang gadis berusia 7 tahun yang ditembak saat bermain di luar rumahnya di Washington, DC, AS, baru-baru ini dipertemukan kembali dengan orang pertama yang telah menyelamatkan hidupnya.

“Terima kasih telah mendoakan saya selama saya tinggal di rumah sakit,” kata gadis kecil Reagan Grimes dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV yang berafiliasi dengan Fox, karena dia mendengar bahwa banyak orang di komunitas telah mendoakannya dan berharap agar dia bisa segera sembuh.

Pada tanggal 5 Mei lalu, Reagan berkesempatan untuk bertemu dengan orang yang telah menyelamatkan nyawanya pada malam yang mematikan itu.

Departemen Kebakaran DC dan EMS memposting foto reuni mereka di Pemadam Kebakaran di Twitter . Penyelamat terkait dan polisi lokal mengatakan mereka “senang” melihat Reagan pulih dengan sangat baik, dan Memberinya beberapa hadiah.

Foto-foto yang dirilis ini menunjukkan bahwa gadis berusia 7 tahun itu tersenyum manis saat melihat sekeranjang besar hadiah yang diberikan kepadanya oleh petugas polisi dan petugas pemadam kebakaran

Namun, beberapa hari yang lalu, Reagan dan keluarganya masih berduka.

Kakak laki-laki Reagan, Amir Grimes berkata pada konferensi pers: “Kamu hampir mengakhiri hidup saudara perempuanku.” Dia berharap pria bersenjata itu akan mendengar suaranya,: “Dia (saudara perempuanku) membawa banyak sukacita pada banyak orang, dia adalah bintang kecil di hidup kita.”

Ketika Reagan bermain di luar sekitar jam 7 malam pada tanggal 1 Mei, dia tiba-tiba mendengar suara tembakan dari arah J Street. Gadis kecil itu terkena peluru di punggungnya.

Saat itu, keluarganya menganggap kondisi Reagan sangat buruk.

“Aku takut,” kata Amir,: “Aku kaget … dia baru berusia 7 tahun, dia terlalu muda.”

Personel darurat di tempat kejadian mengatakan luka-lukanya “mengancam nyawa” dan keluarganya mulai bersiap untuk menerima yang terburuk.

Nenek Reagan, Tina Grimes mengatakan: “Dia adalah seorang prajurit, seorang pejuang, dia telah berjuang dan perjuangannya sangat keras.”

Untungnya, gadis kecil itu dapat kembali ke rumah dan dipersatukan kembali dengan keluarganya setelah 3 hari dirawat.

“Hari ini, kami sangat senang,” tambah Tina.

Ibu Reagan, Dashawn Grimes, mengatakan kepada Departemen Kebakaran dan Layanan Medis Darurat Washington, D.C.: “Saya bersyukur dia diselamatkan. Banyak orang telah kehilangan nyawa karena tambakan peluru.” (lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular