Erabaru.net. Marble adalah sebuah pulau kecil di Alaska selatan, lokasinya sangat terisolasi dari daratan. Hanya helikopter dan perahu yang dapat mencapai pulau ini, dan berjarak 2 jam penerbangan dari kota terdekat, Ketchikan.

Enam tahun lalu, Zach pindah dari Jepang dan tinggal di pulau kecil Marble. Selain dia dan anjingnya Kahli, ada juga keluarga Wyatt serta pemilik pulau Eric dan istrinya Cindy.

Keluarga Wyatt memiliki peternakan tiram di pulau kecil ini.

Zach menghabiskan separuh waktunya bekerja di sekitar rumah setiap hari.

Pada setengah hari lainnya, dia pergi bekerja di peternakan tiram, dia mengamati pertumbuhan tiram setiap waktu sehingga dia bisa menjualnya tepat waktu dengan harga yang bagus.

Perairan di sekitar Pulau Marble sangat populer dengan ikan paus, sehingga pemandangan paus yang sedang berenang mudah untuk dilihat.

Zach selalu ditemani oleh paus dan beruang hitam yang berkeliaran di sekitar pulau.

Kehidupan Zach yang terisolasi telah diabadikan oleh seorang fotografer Anze Osterman dengan lensa kameranya.

“Ketika pesawat mendarat di tepi pulau, orang pertama dan satu-satunya yang saya lihat adalah Zach. Saya sangat beruntung bisa menemukan orang seperti Zach,” ujar Osterman.

Perairan di sekitar pulau ini ditutupi dengan bebatuan yang menonjol sehingga sangat berbahaya untuk berperahu, karena air di sekitar pulau akan naik 1,8 meter setiap malam oleh air pasang.

Dalam menyediakan makanan, Zach dan Wyatt akan menanam sayuran, buah-buahan dan kebutuhan lainnya di sekitar pulau. Daging yang biasa mereka makan biasanya berasal dari halibut, rusa di hutan atau tiram yang dibudidayakan.

Setiap dua bulan, Zach dan Eric akan pergi ke daratan untuk membeli bahan bakar, yang merupakan satu-satunya sumber tenaga untuk hidup mereka. Pada saat yang sama, mereka akan membeli beberapa kebutuhan yang tidak mereka dapatkan di pulau.

Awalnya, fotografer Osterman masih bertanya-tanya mengapa Zach bisa hidup di lingkungan yang sepi ini. Belakangan, dia sepenuhnya memahaminya, “Di sini, seseorang bisa begitu riang dan dapat dengan akurat menemukan nilai dan rasa keberadaannya sendiri.” (lidya/yn)

Sumber: funnews61

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular