Erabaru.net. The Tail Company baru-baru ini meluncurkan kreasi terbarunya, miTail, ekor animatronik untuk manusia, yang dapat bergerak dengan sendirinya atau melalui perintah ponsel cerdas.

Anda mungkin tidak pernah tahu bahwa ada perusahaan yang menjual ekor versi manusia yang bergerak secara alami sebelumnya, tetapi Tail Company ini telah berkecimpung dalam bisnis pembuatan ekor manusia yang paling realistis selama lebih dari 15 tahun.

Kreasi terbarunya, miTail, diluncurkan di Kickstarter 3 minggu lalu dan telah habis dibeli kurang dari 2 jam. Rupanya, komunitas pemakai ekor lebih besar dari yang pernah kita bayangkan.

Apakah Anda membutuhkan ekor untuk proyek cosplay atau hanya menikmati bisa mengibas-ngibaskan ekor Anda, saya rasa Anda akan menemukan miTail cukup keren.

Ekor animatronik miTail memiliki fitur penutup yang dapat dilepas, pengisian daya USB-C yang cepat, dukungan untuk pengisian daya power bank yang menjamin penggunaannya mencapai hingga 10 jam, D-Clip untuk pemasangan alami atau pemasangan satu tangan yang mudah, serta variasi gerakannya yang baru.

Ekor baru juga 20 persen lebih ringan dari Digitail perusahaan sebelumnya.

miTail dikendalikan oleh sebuah aplikasi, untuk Android dan iOS. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memilih dari berbagai opsi, tetapi karena mengontrol ekor dengan perintah manual bisa membosankan, miTail juga memiliki mode otomatis yang akan bergerak sendiri. 60 detik setelah aktivasi, itu akan mulai bergerak dengan sendirinya pada kecepatan yang berbeda, dengan gerakan acak, meniru ekor asli.

Karena miTail telah mencapai nominal penggalangan dana mereka, maka produk ini sudah pasti akan diproduksi, dengan perkiraan pengiriman pada sekitar bulan Agustus 2021.

Harga untuk aksesori yang tidak biasa ini mulai dari 105 pound ( sekitar Rp 2juta). Jika Anda sudah memiliki set telinga animatronik EarGear The Tail Company, Anda harus mengetahui miTail baru yang disinkronkan dengannya untuk tampilan binatang yang lebih realistis. (lidya/yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular