Erabaru.net. Daniel Jacobson, pria asal Amerika Serikat, telah tinggal di Pegunungan Shishan, Taiwan, selama 20 tahun. Alasannya karena dia tidak tahan dengan kebisingan Kota Taichung.

Selain menjalani kehidupan yang hampir primitif, dia biasanya bergantung pada “bunga pisang” yang dia tanam untuk makanannya.

Menurut Dongsen News, Jacobson yang berusia 55 tahun tinggal di rumah yang dibangun sendiri di pegunungan, ia bahkan tidak memiliki tetangga.

Dia mengandalkan sayuran liar lainnya yang dia tanam untuk mengisi perutnya selama tiga kali makan, seperti bunga pisangyang biasa dia makan setelah direbus di dalam air.

Selain menanam sayur mayur, Daneil yang mencintai alam juga menanam lebih dari 100 pohon. Pohon anakan yang dia tanam 20 tahun lalu kini telah tumbuh menjadi pohon besar setinggi 10 hingga 20 meter, termasuk mahoni, batu hitam, dan Du Ying.

Daniel, yang mahir berbahasa Mandarin Tiongkok daratan dan Taiwan, sangat menghargai pohon-pohon ini, dan dapat menunjukkan namanya dalam bahasa Mandarin atau Taiwan.

Daniel biasanya tinggal di rumah untuk berselancar internet dengan laptopnya. Dengan laptopnya dan menjelajahi Facebook adalah satu-satunya cara untuk terhubung dengannya dan teman-temannya.

Daniel disebut “orang asing aneh” karena dia tinggal sendirian di pegunungan.

Ketika ditanya mengapa dia jauh dari kota dan tinggal di hutan sendirian, Jacobson menjawab bahwa dia sangat tidak menyukai kebisingan.

Dia dulunya tinggal di pinggir jalan di Kota Taichung, karena sangat bising, jadi dia pindah ke tempat tinggalnya sekarang. Menurutnya hidupnya sangat ideal sekarang ini

Meski mengasingkan diri di pegunungan seperti orang primitif, Daniel tidak merasa sepi, bahkan bercanda bahwa setidaknya rumahnya masih memiliki listrik yang tersedia, jadi hidup ini baik-baik saja.

Setiap orang memiliki kehidupan sendiri yang tidak dengan mudah untuk ditinggalkan, tetapi jika Anda ingin mengubah situasi Anda saat ini, Anda harus berani untuk bertindak. (lidya/yn)

Sumber: funnews61

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular