Erabaru.net- Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan ledakan kasus COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan terjadinya peningkatan yang luar biasa.

“Memang kudus akhir-akhir ini Terjadi peningkatan yang luar biasa baik dari sisi kasus konfirmasi maupun yang masuk ke rumah sakit,” ujarnya dikutip dari Channel Sekretariat Presiden (31/5/2021).

Kabupaten yang berpenduduk hampir 900.000 jiwa itu, mengalami lonjakan kasus seperti tenaga Kesehatan yang terpapar COVID-19 mencapai 142 orang. Pada Jumat (28/5/2021), dilaporkan penambahan 241 kasus baru dengan 1.000 lebih kasus positif COVID-19. Rinciaannya sebanyak 1.031 orang yang terkonfirmasi COVID-19. Terdiri dari 291 orang dirawat di rumah sakit dan 740 orang sedang isolasi mandiri.

Menkes menuturkan, rumah sakit yang berada di daerah sekitar, akan mengatasi jika terjadi penuhnya keterisian tempat tidur rumah sakit di Kudus. Tak hanya Kudus, tapi juga dilakukan penanganan secepat mungkin untuk mengatasi keterisian tempat tidur rumah sakit di daerah terdekat.

“Dengan cepat kami tindak lanjuti, khusus dengan rumah sakit, sudah kita salurkan ke daerah-daerah terdekat di sekitar Kudus, dan ibu kota provinsi di Semarang, kami juga berkoordinasi dengan pak Gubernur, dan pasien dari daerah sekitar seperti Pati, Sragen, kita arahkan ke rumah sakit lainnya di luar Kudus,” ujarnya.

Selain itu,  Mikro Lockdown  juga diterapkan dengan harapan agar tak terjadi penularan secara meluas ke daerah-daerah sekitar.

“Pak kapolri juga sudah menindaklanjuti dengan melakukan mikro lockdown sehingga diharapkan apa yang terjadi di Kudus bisa kita isolasi dan tidak menyebar ke daerah lainnya di Jawa Tengah,” imbuhnya.

Kementerian Kesehatan juga sudah meminta sampel virus. Pihaknya, akan melakukan  Whole Genome Sequencing (WGS) atau pengurutan genom menyeluruh untuk mengetahui apakah dikarenakan sudah terjadinya mutasi varian baru.

 “Kami juga sudah minta sampelnya untuk dilakukan  genome sequencing apakah lonjakan di Kudus ini disebabkan oleh mutasi baru, pesan kami daerah-daerah yang lonjakan tinggi tolong jaga masker, seluruh rumah sakit kita persiapkan dan obat-obatan kita persiapkan,” pungkasnya. (asr)  

Share

Video Popular