Erabaru.net. Semuanya dimulai pada hari Paskah, rumah Joyce, yang terletak di Kota Taranaki, Selandia Baru, diselimuti kesedihan dan kepedihan setelah anjing kesayangan mereka yang sedang hamil dicuri.

Para pencuri masuk ke rumah keluarga dan mengambil Pippa, seekor anjing Cavalier King Charles Spaniel berusia 3 tahun. Kejadian ini benar-benar membuat hati keluarga Pippa hancur.

Berbulu itu sedang mengandung empat ekor anak anjing, sehingga pihak keluarga awalnya curiga bahwa tindakan asusila ini dilatarbelakangi masalah uang. Karena anak anjing itu bisa dijual dengan harga hampir 4.000 dollar (sekitar Rp 57 juta) per ekor.

Keluarga yang patah hati menawarkan hadiah 1.900 dollar (sekitar Rp 27 juta) bagi yang menemukan anjingnya. Untungnya, seminggu kemudian Joyce menerima pesan dari salah satu pencuri Pippa bahwa mereka ingin mengembalikannya.

Keluarga membuat semua pengaturan dan Pippa ditinggalkan di pintu rumah dalam kondisi kesehatan yang agak buruk, tetapi yang membuat Joyces patah hati adalah, Pippa tidak lagi memiliki anak-anak anjingnya.

Jelas bahwa Pippa telah melahirkan ketika dia dicuri, dan para pencuri mengambil anak-anak anjing itu untuk dijual. Menurut informasi lokal, anak-anak anjing ini dapat dijual seharga 3.800 dollar per ekor, yang merupakan keuntungan signifikan dalam bisnis sesat ini.

“Kami senang mendapatkan kembali Pippa, tetapi kami tetap khawatir tentang kesehatannya dan trauma yang dialaminya. Kami tidak tahu bagaimana ini akan mempengaruhinya, sungguh tidak terpikirkan dan sangat kejam apa yang dilakukan pencuri pada makhluk kecil ini. Pippa yang malang tertekan tanpa ada anak-anaknya di sisinya, ”kata Joyce.

Joyce menduga bahwa alasan mengapa mereka yang telah mencuri dan mengembalikan Pippa adalah karena mereka takut dengan perhatian yang ditimbulkan oleh insiden ini di media dan opini publik setempat.

Setelah Pippa kembali, Joyce dengan tegas meminta agar anak-anak anjing itu dikembalikan dengan selamat.

“Ini kejam dan menyedihkan. Jika Anda yang memiliki anak anjing melihat postingan ini, TOLONG kembalikan mereka ke Pippa atau di dokter hewan sehingga kami dapat menyatukan mereka kembali. Mereka bisa mati jika tidak mendapat perawatan ibu,” tambah Joyce.

Sebelum Pippa dikembalikan ke keluarganya, dokter hewan memberinya transfusi darah, dan di rumah, anjing ini memulai proses pemulihan dibawah perawatan dan perhatian keluarganya, tetapi sayangnya tanpa anak-anaknya di sisinya, dia masih sangat tertekan

Sementara itu, polisi setempat sedang menyelidiki kasus pencurian ini dan mencari petunjuk untuk mengidentifikasi orang-orang yang dengan tega memisahkan anjing ini dari keluarganya dan kemudian memisahkannya dari anak-anaknya yang baru lahir. (lid/yn)

Sumber: zoorprendente

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular