Erabaru.net. Seorang bocah lelaki berusia 7 tahun di Florida, AS, yang sedang bermain petak umpet bersembunyi di tong sampah. Tak lama kemudian truk penghancur sampah datang untuk mengumpulkan sampah, dan tanpa disadari anak itu masuk ke dalam truk. Untungnya pengemudi menyadarinya tepat waktu dan bocah itu akhirnya selamat.

Menurut laporan, nama bocah itu adalah Elias Quezada. Pada awal Februari lalu, dia sedang bermain di luar kediaman neneknya di Tampa, Hillsboro County. Dia berlari dan bermain di luar rumah lalu bersembunyi di kotak sampah besar .

Tak lama kemudian, truk sampah datang untuk mengumpulkan sampah, dan mengangkat tempat sampah dan memasukan sampah bersama Elias yang ada didalamnya ke dalam truk, dan siap untuk digiling.

Untungnya, pengemudi Waldo Fidele dengan sangat teliti memeriksa layar monitor untuk mengawasi kotak sampah setiap kali dia mengumpulkan sampah. Saat itu, dia tiba-tiba menemukan bahwa “benda asing” telah jatuh ke dalam mobil, dan situasinya tidak biasa, sehingga dia segera menekan tombol off dan menghubungi no 911 untuk memanggil polisi.

Fidele mengatakan bahwa ketika dia mendengar bocah itu meminta bantuan dengan ketakutan, dia memiliki perasaan campur aduk.

“Kemudian, saya keluar dari mobil dan melihatnya yang tampak sangat bahagia. Saya berkata, ‘Oke, kamu sudah aman sekarang,’ ” katanya.

Ketika Elias diwawancarai media setelah kejadian, dia masih merasakan ketakutan mengatakan: “Saya benar-benar ketakutan saat itu. Saya pikir saya akan digiling menjadi kentang tumbuk, dan tamatlah riwayat saya.”

Dia juga mengatakan bahwa dia mengambil pelajaran dari pengalamannya ini. “Saya tidak akan bersembunyi di tong sampah lagi.”

Nenek Elias, Carmen Salazar, kemudian mengingat kembali bahwa ketika cucunya hanya beberapa menit dari rumah, dia tiba-tiba mendengar teriakan dan suara truk sampah.

“Saya pikir Elias ditabrak truk sampah atau terjadi suatu kecelakaan. Saya benar-benar berterima kasih kepada pengemudi truk. Jika dia tidak hati-hati memantau rekaman dan merespons dengan cepat, cucu saya tidak akan berdiri di sini sekarang,” kata Carmen.

Setelah itu, perusahaan Fidele bekerja memujinya sebagai “pahlawan” dan dengan terus terang mengungkapkan rasa bangga padanya.

Selain itu, Kantor Sheriff Kabupaten Hillsborough memberikan pujian dan penghargaan publik kepada Fedele pada 12 Mei. Pada upacara penghargaan, sheriff, Chad Chronister, memuji Fidele karena telah menyelamatkan bocah itu.

“Jika bukan karena pemikiran cepat Fidele, anak laki-laki kecil itu mungkin telah kehilangan nyawanya hari itu. Tindakannya yang teliti telah mencegah tragedi keluarga terjadi. Kami sangat berterima kasih kepada Tuan Fidele,” kata Chad. (lidya/yn)

Sumber: Epochtimes

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular