Erabaru.net. Xiao Ming (nama samaran), seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dari Ningbo, Tiongkok, sering makan mie pedas dan mie instan selama lebih dari dua tahun. Setelah diperiksa, di dalam perutnya tumbuh tumor sebesar telur dan dia baru saja menjalani operasi untuk mengangkat tumor .

Menurut Lu Media, ibu Xiao Ming , bahwa dia dan suaminya menjalankan usaha makanan laut dan biasanya sangat sibu. Mereka melahirkan anak kedua dua tahun lalu dan kurang memperhatikan Xiao Ming. Biasanya dia hanya akan memberi anaknya uang saku dan membiarkannya mengurus diri sendiri.

Untuk makan, anaknya sering membeli snack hot strip , acar kulit babi lada, hidangan pedas, dan mie instan . Tanpa diduga, Xiao Ming sering BAB berwarna hitam, diare, dan sakit perut pada bulan April. Orangtua Xiao Ming buru- buru membawa anak mereka untuk berobat.

Rumah sakit setempat menemukan bahwa konsentrasi hemoglobinnya hanya 70g/L. Dia diberikan transfusi darah dan kemudian diperiksa dengan gastroskopi.

Ditemukan sebuah tumor sebesar telur telah tumbuh di perutnya. Kemudian, Xiao Ming dipindahkan ke National University of Science and Technology Cancer Hospital dan memutuskan untuk melakukan diseksi submukosa endoskopi untuk pengobatan.

Setelah operasi, tumor di perut Xiaoming telah benar-benar hilang. Pemeriksaan patologis menunjukkan bahwa tumor itu jinak. Xiaoming telah keluar dari rumah sakit.

Setelah itu, dokter mengatakan bahwa tumor perut Xiao Ming mungkin berhubungan dengan konsumsi makanan yang mengiritasi dalam jangka panjang.

Pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh manusia. Sebelumnya, dilaporkan bahwa Xiaotian (nama samaran), seorang anak laki-laki di Bazhong, Sichuan, baru berusia 9 tahun tetapi menderita batu ginjal.

Ibu Xiaotian, Li, mengatakan bahwa ketika Xiaotian berusia 3 atau 4 tahun. Kerabatnya yang lebih tua melihatnya sebagai anak yang lucu, dan suka minum Cola. Mereka membelikan cola untuknya setiap hari, terkadang dia akan meminum 3 atau 4 botol sehari . Setelah Xiaotian ketagihan pada Cola, dia hampir tidak pernah minum air matang lagi.

Kemudian, Xiaotian ketagian lagi dengan makanan ringan seperti hot strip.

“Kami tidak mengizinkannya memakannya, tapi dia diam-diam membelinya dalam perjalanan ke dan dari sekolah,” kata ibunya.

Dokter mengatakan bahwa Xiaotian menderita batu ginjal di usia muda, yang mungkin terkait dengan minum cola dan makan pedas selama bertahun-tahun.

Dokter juga menunjukkan bahwa hot strip umumnya produk kedelai, yang tinggi gula, tinggi garam, dan tinggi lemak, yang akan sangat meningkatkan kejadian batu ginjal. (lidya/yn)

Sumber: ntdtv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular