Erabaru.net. Seorang pria di Alabama, AS, mulai memotong rumput secara gratis untuk orang-orang di komunitasnya enam tahun lalu. Kemudian dia meluncurkan tantangan memotong rumput untuk mendorong anak-anak dari seluruh negeri dan di seluruh dunia untuk berpartisipasi.

Rodney Smith dari Huntsville memiliki ide untuk membantu orang memotong rumput pada tahun 2015 ketika dia baru berusia 26 tahun.

Suatu hari, ketika Smith pulang dari kuliah, dia melihat seorang lelaki tua bekerja keras untuk memotong rumput.

 

Smith tidak banyak berpikir, dia langsung berhenti untuk membantu. Orang tua itu sangat berterima kasih, dan Smith tiba-tiba menyadari bahwa banyak orang mengalami kesulitan mengatasi perawatan dan pemeliharaan taman yang mendasar.

Smith mengatakan kepada The Epoch Times: “Sejak malam itu, saya memutuskan untuk memotong rumput untuk orang tua, orang cacat, ibu tunggal dan veteran secara gratis. Pada akhirnya, tindakan kebaikan kecil ini benar-benar mengubah hidup saya.”

 

 

“Awalnya, tujuan saya adalah memotong 40 halaman rumput pada akhir musim dingin tahun itu, tetapi saya memotong begitu cepat sehingga saya meningkatkan target menjadi 100 halaman .”

Satu setengah bulan kemudian, Smith telah menyelesaikan target yang ditetapkan. Sejak itu, ia mendirikan organisasi amal bernama Raising Men Lawn Care Service (RMLCS), yang misinya menginspirasi anak – anak untuk membantu tetangga yang kekurangan waktu, kemampuan, atau sumber daya untuk memelihara halaman mereka.

 

Awalnya dia berencana untuk mengumpulkan 30 hingga 40 anak-anak dari Huntsville untuk berpartisipasi, tetapi di luar dugaan, semakin banyak anak yang segera bergabung, dan mereka tidak hanya dari daerah setempat (Amerika Serikat), namun bahkan dari seluruh dunia

Dengan segera, Smith meluncurkan kegiatan “50 Yard Challenge “, menginspirasi anak-anak dari seluruh dunia untuk memotong 50 halaman rumput gratis bagi mereka masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini mengajak anak-anak berusia 7 hingga 17 tahun untuk berpartisipasi. Peserta hanya perlu mengirimkan foto diri sambil memegang slogan “Saya menerima tantangan 50 rumput”, kemudian RMLCS akan mengirimkan “Starter kit” kepada setiap peserta yang meliputi T-shirt putih, penutup telinga, dan kacamata pengaman.

 

Smith menjelaskan bahwa sistem penghargaan untuk tantangan ini mirip dengan sabuk yang digunakan dalam seni bela diri.

Setiap kali 10 halaman rumput dipangkas, anak-anak akan mendapatkan kaos warna-warni baru sampai target 50 halaman selesai.

Setelah tantangan terakhir selesai, mereka akan mendapatkan kaos hitam dan kunjungan khusus dari anggota tim RMLCS, mereka juga akan mendapatkan mesin pemotong rumput baru untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Hingga saat ini, tantangan ini telah menarik partisipasi lebih dari 1.500 anak di seluruh dunia, di mana lebih dari 100 anak telah berhasil menyelesaikan tantangan tersebut.

Kerja keras anak-anak tidak hanya membawa dampak positif pada kehidupan masa depan mereka sendiri, tetapi juga membuat orang tua mereka bangga dengan anak-anak mereka karena telah memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, kata Smith.

“Saya ingat orang tua di Michigan memberitahu saya bahwa putranya sangat terisolasi dan tidak ingin bersosialisasi dengan orang lain. Tetapi ketika dia mulai berpartisipasi dalam tantangan ini, dia menjadi sangat ramah dengan semua orang,” katanya.

Selain itu, Smith mengungkapkan keyakinannya lebih dalam, dia percaya bahwa dia sedang memenuhi misi yang dipercayakan oleh Tuhan untuk melayani orang lain terus menerus. (lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular