Erabaru.net. Setelah menjadi seorang ibu, dia menyadari bahwa sangat sulit untuk membesarkan seorang anak.

Saat di hamil, dia berpikir bahwa selama bisa melewati “gerbang kematian” saat melahirkan, semua yang ada di belakangnya akan mudah.

Tetapi dia tidak menyangka bahwa masa menyusui berikutnya akan membuatnya semakin menderita!

Dia tidak hanya harus menjaga anaknya sepanjang waktu di siang hari, tetapi juga harus bangun di malam hari untuk memberi makan anaknya. waktu anaknya sudah tertidur barulah dia dapat beristirahat.

Pada saat itu, di tidak bisa tidur nyenyak sepanjang malam, dan seluruh tubuhnya sakit, dan hampir pingsan.

Di Tieling, Liaoning, Tiongkok, seorang ibu berusia 38 tahun merawat anak-anaknya sendirian, dan dia sudah terbiasa dengan hal ini. Suami keluar kota untuk bekerja.

Suatu hari, tetangga menemukan bahwa lampu di rumahnya selalu menyala, tetapi tidak ada yang keluar, dan bau tak sedap keluar dari rumah.

Tetangganya itu menjadi curiga, jadi dia mengajak kerabatnya mencoba masuk. Mereka tidak menyangka akan melihat pemandangan yang mengenaskan itu.

Ibu itu telah meninggal beberapa hari, dan tubuhnya menjadi keras dan bau. Anak di sebelahnya masih menonton TV dan makan makanan ringan, dia tidak tahu ibunya sudah meninggal, dan berpikir ibunya “terlalu lelah dan tertidur”.

Yang lebih menyayat hati adalah anak itu berulang kali mengatakan bahwa “ibunya sedang tidur” kepada orang yang masuk, agar mereka tidak membangunkan ibunya.

Setelah polisi datang dan melakukan pemeriksaan, diketahui bahwa ibunya meninggal karena serangan jantung.

Namun yang paling mengagetkan adalah ketika kerabat menghubungi suaminya untuk memberitahu kematiannya, suaminya itu mengatakan bahwa dia tidak menelepon ke rumah selama tiga hari, atau bahkan lebih lama.

Setelah membaca berita ini, aku merasa sedih dan juga marah. Ketidakpedulian dan kelalaian seorang pria (suami) lah yang mendorong istrinya ke garis kematian.

Suami sebagai kepala keluarga tidak ikut serta dalam pendidikan atau pertumbuhan anak, juga tidak mempedulikan perasaan batin dari istrinya.

Pikiran mereka hanya tertuju pada materi dan tidak memikirkan kebutuhan rohani istri dan anak-anaknya,

1. Komunikasikan lebih banyak dengan suami Anda dan katakan padanya kebutuhan Anda

Kami sering mendengar keluhan: Dia benar-benar pria yang cuek

Memang, jika suami Anda adalah pria cuek, terkadang itu benar-benar membuat Anda kesal, tetapi pria cuek seperti ini bukannya tidak bisa diubah. Anda dapat mengarahkannya untuk melakukan hal-hal tertentu. Meskipun pada awalnya dia mungkin enggan, dia juga akan membentuk kebiasaan seiring waktu. Pria cuek juga akan menjadi pria yang hangat.

Sebaiknya istri langsung memberitahu suaminya apa yang harus dia lakukan, dan dia harus melakukannya, sehingga dia bisa mengembangkan kebiasaan mendidik dan menemani anak-anaknya.

2. Secara rasional mengatur pembagian kerja dalam keluarga

Dalam hal pengasuhan, ayah dan ibu memiliki peran yang berbeda, dan pembagian kerja juga harus berbeda. Jika istri bersikeras membiarkan suaminya mendongeng atau mencuci pakaian kepada anak-anak, maka dia pasti akan enggan dan tidak akan melakukannya dengan baik, kecuali tentu saja apa yang hanya ingin dia lakukan.

Jika Anda membiarkan suami Anda menemani anak Anda untuk merakit mainan, bawalah anak untuk mengikuti pelatihan dan sebagainya. Dari kegiatan tersebut, dia bisa mendapatkan kepuasan dan kebanggaan, dan tentu dia akan lebih berdedikasi dan bertanggung jawab atas peran ayahnya.

3. Berikan lebih banyak pujian dan penegasan kepada suamimu

Seperti kata pepatah: wanita bermulut manis tidak menderita. Begitu pula dalam keluarga, istri yang lebih banyak memuji dan meneguhkan suaminya akan membangkitkan semangatnya dan membuatnya penuh motivasi.

Jika istri selalu berwajah dingin, itu tidak akan menyulut rasa tanggung jawab suami.

Akhirnya, sebagai seorang ibu, Anda masih harus banyak menghargai diri sendiri. Jika kondisinya memungkinkan, silakan luangkan waktu dan uang untuk diri sendiri. (lidya/yn)

Sumber: hknews

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular