Erabaru.net. Pada malam musim dingin di Australia saat suhu 3 derajat, aksi mengharukan dari dua petugas polisi di Melbourne yang membelikan makanan hangat untuk para tunawisma telah diabadikan oleh netizen dan diposting di media sosial. Netizen tersebut memuji kedua petugas polisi karena kepedulian mereka.

Pengguna Facebook Adele Barbaro memposting pada hari minggu (30 Mei) malam, dia pergi ke supermarket Woolworths setempat untuk membeli barang-barang dan melihat seorang polisi pria dan polisi wanita, dua petugas polisi berjalan menuju seorang pria tunawisma yang duduk di depan supermarket.

Tunawisma itu memegang papan bertuliskan: “Tolong beri saya uang receh untuk membeli makanan.”

Kedua petugas polisi itu tidak mengusirnya, tetapi bertanya, : “Bung, mengapa kamu keluar pada malam yang begitu dingin?”

Salah satu petugas polisi mengeluarkan iPad, mulai merekam informasi pribadi pria itu, dan berkata kepadanya, :”Kami hanya ingin memastikan kau baik-baik saja, sobat.”

Pria itu mengatakan kepada polisi bahwa dia hanya lapar.

Selanjutnya, dua petugas polisi masuk ke supermarket untuk membeli makanan. Pada awalnya, Barbaro mengira mereka membeli makanan untuk diri mereka sendiri selama shift malam, tetapi kemudian menyadari bahwa mereka membeli makanan untuk pria tunawisma tersebut.

Dua petugas polisi membeli ayam panggang, roti, nasi, sereal, dll, dan kemudian memberikannya kepada para tunawisma yang sedang berada di depan supermarket.

Dalam postingannya Barbaro menulis: “Kedua polisi ini bukan pemula. Mereka tahu perbedaan antara pembohong dan orang yang benar-benar lapar. Ketika mereka berjalan keluar, saya mendengar mereka menegaskan kembali bahwa (si tunawisma) memiliki tempat untuk beristirahat malam ini dan kemudian mereka menyerahkan sekantong makanan dengan rasa hormat, kasih sayang, dan kebaikan.”

 

Barbaro merekam video dua polisi yang berada di depan supermarket dan mengantarkan sekantong makanan kepada tunawisma, dan mempostingnya di Facebook.

Departemen Kepolisian Victoria juga memposting ulang video di halaman Facebook resmi dan mengumumkan bahwa nama kedua petugas polisi itu adalah Jones dan Jacobson.

Saat ini, Victoria, lokasi di mana masyarakat sedang melawan epidemi, berada di bawah penguncian ketat, dan warga Victoria diharuskan untuk tidak meninggalkan rumah mereka kecuali memiliki alasan yang sangat penting.

Polisi Victoria mengeluarkan pernyataan yang mengatakan: “Ini bukan pertama kalinya Melbourne diblokir. Kami tahu orang-orang sangat sulit. Mari kita ikuti jejak dua petugas polisi, Jones dan Jacobson, dan perlakukan orang lain dengan baik.” (lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular