Erabaru.net. Sebagai langkah pencegahan meluas penyebaran COVID-19 di Bangkalan, Jawa Timur, 4 kecamatan akan diberlakukan Mikro Lockdown. 4 Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Arosbaya, Kecamatan Klampis, dan Kecamatan Geger.

Melansir dari keterangan pers Pemprov Jawa Timur, Senin (7/6/2021), hal demikian terungkap dalam koordinasi forkopimda Jawa Timur sebagai langkah awal antisipasi penyebaran Covid-19.

Mereka adalah Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta terus berkoordinasi dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron.

Kapolda Jatim mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan Kapolres Tanjung Perak maupun Kapolres Bangkalan. Kedua Kapolres tersebut diperintahkan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sebagai langkah mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyekatan di jalur perbatasan.

 “Kita terus berkoordinasi dengan Kapolres untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, dengan upaya penyekatan, serta mendirikan pos penyekatan di dua sisi, pintu masuk Madura maupun Surabaya, dengan melakukan Swab Antigen On The Spot,” ujarnya.

Selain itu, satu rumah sakit lapangan akan didirikan di Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS). Disiapkan juga enam rumah sakit rujukan di Surabaya, diantaranya RSUD dr, Soetomo, RSU Universitas Airlangga, RSU Haji Surabaya, RSU PHC, RSU Adi Husada Undaan, dan RSU Al Irsyad.

Laporan Per Minggu (6/6/2021), sebanyak 25 kasus baru terkonfirmasi Covid-19, dua pasien Covid-19 meninggal, dan 17 orang dinyatakan suspek corona, sehingga total kasus menjadi 1.779.

Sedangkan per Selasa (8/6/2021) terkonfirmasi sebanyak 1.899 pasien dengan 190 kasus aktif. Kesembuhan dengan  1.521 pasien dan meninggal dunia 188 pasien. (asr)

Share

Video Popular