Erabaru.net. Seorang wanita di Inggris secara tidak sengaja meninggalkan laptopnya di kereta bawah tanah dan sangat tertekan. Untungnya, orang asing menemukan laptopnya dan menghubunginya berkat berkat nama yang ditampilkan di layar, dan akhirnya mengembalikan laptop tersebut kepadanya.

Perlu disebutkan bahwa meskipun wanita tersebut ingin memberinya uang untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya, pria tersebut bersikeras untuk tidak menerimanya.

Wanita tersebut percaya bahwa kejadian ini telah membuatnya merasakan sisi cerah kehidupan masyarakat saat ini dimana dunia sedang merosot dan orang-orang kehilangan kejujurannya.

Wanita itu bernama Daisy Morris dan baru-baru ini membagikan kisah menghangatkan hati ini di LinkedIn.

Daisy mengatakan bahwa dia turun dari kereta London Underground pada suatu pagi, tetapi lupa membawa ransel dan laptopnya. Ketika dia ingat, kereta sudah meninggalkan peron.

Karena dia mengandalkan laptop untuk bisnisnya, hilangnya laptop membuatnya sangat tertekan bahkan menangis beberapa saat.

Meskipun dia meminta bantuan kepada kondektur kereta api, namun kondektur mengatakan bahwa dia tidak bertanggung jawab atas barang hilang dan ditemukan. Mereka memberinya formulir untuk diisi dan memberitahunya bahwa stasiun kereta bawah tanah akan mengabarinya setelah 7 hari.

Daisy mengatakan bahwa setelah 10 menit, dia naik kereta bawah tanah ke stasiun Oxford Circus untuk membeli laptop baru karena dia tidak bisa bekerja tanpa laptop. Oxford Street dekat Stasiun Oxford Circle adalah distrik perbelanjaan terkenal di London.

Pada saat itu juga, dia menerima telepon dari pria asing. Pria tersebut mengatakan bahwa dia melihat namanya di layar laptopnya, mencari di Internet, menemukan informasi pribadinya di situs LinkedIn, dan menghubunginya. Dia akhirnya mengembalikan laptop di stasiun Shadwell.

Meskipun Daisy ingin memberi orang itu uang, pria itu menolak dan berkata,: “Terus terang, saya tidak butuh apa-apa. Saya sangat senang bisa menemukan Anda dan mengembalikan laptop ini.”

Daisy menulis di situs LinkedIn bahwa dia ingin membagikan cerita ini karena ada begitu banyak hal negatif di dunia ini, dan semua ini membuatnya merasa sangat hangat. Dunia membutuhkan lebih banyak orang baik seperti pria ini. (lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular