Erabaru.net. Zhang adalah seorang wanita tua yang dikenal di masyarakat sekitar, dia memiliki seorang putri yang menjalankan perusahaan sendiri dan sangat berbakti pada Zhang. Tapi dia tidak pernah menyombongkan putrinya, dia masih bergaul dengan penduduk, berpakaian biasa saja, ramah, dan bersahaja.

Putri Zhang sibuk dengan bisnisnya, dan dia akan mengunjunginya seminggu sekali.

Bibi Zhang tidak ingin merepotkan putrinya. Dia menemukan banyak hal untuk dilakukan sendiri, menanam bunga, berjalan-jalan, dan memiliki kehidupan yang menyenangkan.

Hari itu Bibi Zhang naik bus untuk pergi ke pasar bunga. Setelah berbelanja, bibi Zhang pun pergi ke restoran mie terdekat untuk makan.

Bibi Zhang memesan semangkuk mie dan duduk di sudut. Setelah beberapa saat, banyak orang datang untuk makan. Seorang wanita muda berpakaian modis masuk dan menemukan bahwa sudah tidak ada tempat duduk.

Ketika dia hendak pergi, pelayan menghentikannya dan menyuruhnya untuk duduk di meja dengan Bibi Zhang. Bibi Zhang buru-buru duduk di bagian dalam, meninggalkan kursi luar untuk wanita itu.

Wanita itu sepertinya tidak menyukai Bibi Zhang, dia memindahkan kursinya lagi, dan meletakkan tasnya di tengah meja, dan kemudian bermain dengan ponselnya.

Kedai mie akan memanggil nomor antrian dan pengunjung akan mengambil makanan sendiri. Ketika nomor Bibi Zhang disebut, dia pun mengambil makanan dan ketika bibi Zhang kembali dengan mangkuk mienya, kakinya tersandung, dan mie tumpah di pakaian wanita itu.

Wanita itu berdiri, dan berkata dengan marah, : “Ada apa ini ? jangan keluar rumah jika sudah tua, lihat ! Semuanya tumpah ke pakaianku, pakaianku mahal, tahu?”

Bibi Zhang berulang kali meminta maaf, dengan mengatakan: “Maaf, maaf!”

Wanita itu berkata apa gunanya hanya meminta maaf, pakaiannya sangat mahal, dan dia tidak bisa lagi memakainya di masa depan, dan gadis itu meminta Bibi Zhang membayar ganti rugi.

Bibi Zhang bingung, tetapi dia hanya memiliki lebih dari 100 yuan di tangannya, dan bertanya kepada wanita itu apakah itu cukup.

Wanita itu mencibir dan berkata,: “Nenek tua, 100 yuan hanya untuk diberikan pada pengemis. Pakaian saya bermerek dan dibeli seharga puluhan ribu. Anda harus memberi saya ganti rugi hari ini. !”

Bibi Zhang mengatakan bahwa dia tidak punya uang, dan wanita itu berkata, : “Kamu tidak punya uang, minta anak-anakmu untuk datang dan membayarnya!”

Bibi Zhang yang sudah sangat bingung, bergegas menghubungi putrinya untuk datang. Tak lama kemudian, putri Bibi Zhang datang. Tidak banyak bicara, bertanya kepada wanita itu berapa harga pakaiannya, dan dia akan membayarnya.

Wanita itu mengatakan bahwa gaunnya dia beli seharga 10.000 yuan (sekitar Rp 22 juta). Putri Bibi Zhang memandang wanita itu, dan tanpa banyak basa basi meminta wanita itu untuk memberikan nomor kartu banknya. Setelah mentransfer 10.000 dia mengajak ibunya pulang.

Sebelum pergi putri bibi Zhang berkata pada wanita itu, : ” Ini hanya versi kw, saya sangat malu untuk memakainya!”

Seminggu kemudian, sebuah perusahaan kecil datang untuk melakukan pembicaraan bisnis dengan putri Bibi Zhang. Ternyata wanita itu adalah kepala perusahaan kecil itu. Begitu mereka bertemu, wanita itu tercengang.

Jelas, putri bibi Zhang juga mengenali wanita itu. Sebelum wanita itu duduk untuk berbicara, putri bibi Zhang menolak untuk bekerja sama, mengatakan bahwa dia tidak akan bekerja sama dengan orang-orang yang berkarakter buruk, dan meminta mereka untuk meninggalkan kantornya.

Penyesalan wanita itu jelas terlihat. Sebelum dia datang, dia memberitahu bosnya bahwa dia akan dapat memenangkan proyek ini. Ini menyedihkan. Dia terus meminta maaf, tetapi putri Bibi Zhang sudah menutup pintu maaf baginya.(lidya/yn)

Sumber: starnews19

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular