Erabaru.net. Seorang remaja Skotlandia telah mengenakan rok ke sekolah sebagai protes setelah beberapa siswa dipulangkan karena mengenakan celana pendek saat cuaca panas.

Shane Richardson jengkel dengan keputusan sekolah yang memerintahkan anak-anak untuk pulang ke rumah karena suhu melonjak awal pekan ini di Inggris.

Sesuai laporan Daily Mail, dia mengaku bahwa dia adalah salah satu dari sekitar 13 anak laki-laki yang pulangkan karena mengenakan celana pendek oleh guru di sekolah di Moffat, Dumfries and Galloway. Mereka diberitahu oleh staf bahwa aturan berpakaian Moffat Academy adalah celana panjang atau rok.

Jadi Shane Richardson muncul di kelas keesokan harinya dengan mengenakan rok saudara perempuannya sebagai protes atas kebijakan tersebut.

“Tidak ada AC yang dinyalakan di ruang kelas karena Covid jadi terasa sangat panas sekali. Seperti beberapa orang lain, saya dipulangkan karena memakai celana pendek jadi saya memutuskan untuk mulai memakai rok kakak saya Lexi,” kata Shane kepada Daily Record.

Seorang juru bicara dari sekolah mengatakan kebijakan di Moffat Academy telah berlaku selama “beberapa tahun” dan akan diperbarui.

“Umpan balik dari kaum muda, orangtua dan wali ke sekolah telah menunjukkan bahwa sudah waktunya untuk meninjau kebijakan dan membuat perubahan,” katanya.

“Sementara keterlibatan ini sedang berlangsung, siswa telah diingatkan untuk mematuhi kebijakan yang disepakati yang tetap membiarkan sekolah untuk mempertahankan standar dan keunggulan yang tinggi sebelum perubahan diselesaikan,” tambahnya.

“Pembaruan peraturan ke dewan orang tua telah dijadwalkan pada 16 Juni.” (lidya/yn)

Sumber: indiatimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular