Erabaru.net. Ketika Anda memiliki kemampuan, lakukanlah hal-hal besar dengan serius, ketika Anda tidak memiliki kemampuan, lakukanlah hal-hal kecil dengan bahagia. Ketika Anda memiliki uang lebih, cobalah untuk melakukan perbuatan baik, jika uang Anda pas-pasan, jangan berhenti bekerja.

Ye Xiangqing, pria tua berusia 94 tahun ini, adalah contoh yang tepat untuk perkataan di atas.

Dia selama beberapa dekade, selalu melakukan hal-hal yang baik dan membantu siswa miskin.

Melalui tindakan kebaikan, energi sosial positif telah menyebar dan banyak orang telah terpengaruh.

Ye Xiangqing, adalah orang yang sangat terkenal di Kotapraja Baoshan, Kabupaten Hsinchu, Taiwan.

Tindakan kebaikan yang dilakukannya dipengaruhi oleh budaya Jepang dan budaya Hakka ketika dia masih kecil.

 

“Keluarga saya telah bertani secara turun temurun, walaupun keluarga saya tidak berkecukupan, saya memiliki karakter yang sederhana, pekerja keras dan hemat,” katanya.

Bekerja sebagai seorang petani, dia terpilih sebagai petani teladan oleh Asosiasi Petani Pedesaan Baoshan.

Namun, banyak orang yang tidak hanya kagum dengan bidang profesionalnya, tetapi juga dalam dedikasinya yang tanpa pamrih.

Walaupun dia bukan orang yang kaya di mata masyarakat, ia tetap memberikan kontribusi yang sangat diperlukan untuk pendidikan dan konstruksi lokal.

Menurut “ETtoday News Cloud”, Ye Xiangqing menyumbangkan 500.000 yuan (sekitar Rp 1 miliar) ke SMP Baoshan sebagai beasiswa.

Dia berharap dapat meningkatkan motivasi siswa untuk rajin belajar, dan uang sumbangan dapat digunakan untuk membangun lapangan basket, agar siswa setempat memiliki lingkungan olahraga yang lebih baik.

 

Tidak hanya itu, dia juga menyumbangkan tanahnya untuk membangun kantor pemerintahan Baoshan dan Kuil Wanshan.

 

Harapannya adalah untuk membantu pembangunan lokal, kemurahan hati seperti itu benar-benar langka di dunia!

Pada tahun 2019, Ye Xiangqing terpilih sebagai ayah teladan di Kabupaten Hsinchu, dan prinsip hidupnya juga sangat memengaruhi putranya Ye Chunmao.

Ye Chunmao ingat ketika dia masih kecil dia memiliki kehidupan di rumah sulit di masa lalu, semuanya harus hemat, dan bahkan penggunaan lampu minyak harus dihargai.

Dan Ayah melakukan ini untuk menghemat uang agar anaknya rajin belajar, dan selalu mengingatkannya untuk hidup di jalan yang lurus.

Setelah tumbuh dewasa, Ye Chunmao belajar lewat semangat antusiasme ayahnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Sudah lebih dari 20 tahun mereka terlibat dalam pelayanan Unit Relawan Kotapraja Baoshan.

Bahkan menantu perempuannya Peng Xiudan juga bergabung dengan Tim Pemadam Kebakaran Wanita Kotapraja Baoshan sebagai pemimpin tim, dan keluarganya senang membantu orang lain.

Sampai sekarang, Ye Xiangqing masih pergi ke kebun sayur untuk menanam buah dan sayuran, dia mengungkapkan alasan untuk terus melakukan semua itu adalah agar tetap sehat dan tangguh.

Pada pukul 4 pagi pada hari pertama dan kelima belas setiap bulan, ia akan berjalan sejauh 6,7 kilometer ke berbagai kuil di Kota Hsinchu untuk berdoa memohon berkah.

Dia berdoa agar cuaca selalu baik di tempat itu dan kesehatan selalu baik untuk keluarga. Dia telah mempertahankan kebiasaan ini selama lebih dari 10 tahun.

Banyak warga telah terpengaruhi oleh antusiasme Ye Xiangqing, misalnya, mantan ketua Kotapraja Baoshan, Lu Xueguang.

 

“Saya mengenalnya lebih dari 50 tahun, Ye Xiangqing tidak pernah bermasalah dengan orang lain,” katanya.

Ketika dia bertanya kepadanya, Ye Xiangqing hanya akan bertanya “mengapa” dan “apa yang harus dilakukan”.

Dia selalu membantu tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Dia adalah orang yang baik!

Ada ketekunan yang menggerakkan hati orang. 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun, bagi banyak orang, tidak hanya berarti panjang, tetapi juga berarti perubahan.

Bagi orang-orang yang bersikeras melakukan perbuatan baik, keyakinan moral mereka tidak tergoyahkan dan semangat dedikasi mereka sangat konsisten . Saya menghargai kegigihan mereka, dan masyarakat juga harus mempertimbangkan bagaimana memberi mereka perhatian yang lebih nyata.

Dan membuat inovasi dalam sistem, membangun mekanisme umpan balik yang baik untuk orang-orang baik.

Membalas kebaikan dengan kebajikan dan membalas budi orang baik tidak diragukan lagi hal itu akan menginspirasi kekuatan moral yang lebih baik.

Ketika lebih banyak orang dapat bertindak baik, masyarakat akan lebih damai.

Setelah membaca kisah Ye Xiangqing, saya benar-benar merasakan secara mendalam bahwa melakukan perbuatan baik tidak perlu menunggu diri sampai menjadi kaya, asalkan ada kemauan semua pasti terlaksana

Mampu mempertimbangkan dan memberi untuk orang lain setiap saat. Saya berharap orang yang baik hati seperti dia selalu kuat secara fisik dan hidup bahagia dan aman! (lidya/yn)

Sumber: starnews19

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular