Erabaru.net. anak-anak yang menderita kanker akan mengalami rambut rontok akibat kemoterapi, dan seringkali perlu memakai wig. Banyak orang yang peduli memberikan bantuan dengan berbagai cara. Seorang siswa sekolah menengah di Jerman memilih untuk menyumbangkan rambut panjangnya, dia sudah dua kali melakukannya.

Menurut media Jerman PNP, seorang siswa SMA berusia 14 tahun Stella Haasz dari Saldenburg, Bavaria, Jerman, pada 2 juni lalu memotong rambut panjangnya yang telah dia panjangkan selama dua tahun, dan menyumbangkannya kepada orang yang membutuhkan.

Ini adalah kedua kalinya dia menyumbangkan rambutnya. Pertama kali ia melakukannya pada Juli 2019, ketika Stella baru berusia 12 tahun.

Menurut laporan, Stella telah membaca banyak laporan media sebelumnya, dan mengetahui bahwa beberapa anak mengalami kerontokan rambut akibat kemoterapi kanker dan perlu memakai wig .

Orang-orang secara sukarela mencari cara untuk membantu dengan membuat wig dan menyumbangkannya kepada anak-anak yang membutuhkan.

Stella juga ingin berkontribusi dalam hal ini, jadi dia mulai memperhatikan permintaan donasi rambut.

Diketahui bahwa syarat berdonasi adalah: panjang rambut minimal 40 cm, warnanya alami, dan kualitas rambut tidak rusak.

Jadi Haas mulai menumbuhkan rambutnya. Setelah sekitar tiga tahun, panjang rambut telah mencapai persyaratan.

Pada Juli 2019, dia memotong rambut panjangnya dan mengirimkannya ke Asosiasi Haarfee di Wina. Aksi hangat Hass pun mendapat perhatian media.

Stella mengatakan kepada PNP bahwa dia berharap melalui donasi, anak-anak yang sakit dapat hidup lebih baik.

“Bagi anak-anak, penampilan juga sangat penting. Semoga dengan donasi yang saya berikan, setidaknya satu anak bisa lebih sedikit bahagia. Ini juga adalah penghargaan untuk diri saya sendiri,” katanya.

Setelah donasi pertama, Stella tidak berhenti sampai di situ. Dia terus memanjangkan rambutnya, dan setelah cukup panjang, dia memotongnya lagi pada tanggal 2 Juni lalu.

Kali ini di salon rambut, seorang wanita tak dikenal yang mengetahui tindakan cinta Hass, tidak ragu -ragu untuk memotong rambut panjangnya dan menyerahkannya kepada Hass. Ini sangat menggerakkan Stella.

Kali ini, Stella datang langsung ke Rieswick, sebuah tempat pembuatan wig di North Rhine-Westphalia, Jerman.

Tempat pembuat wig ini akan membuat rambut yang disumbangkan menjadi wig secara gratis, dan memberikannya kepada orang-orang di bawah usia 18 tahun yang membutuhkan. Mereka memiliki persyaratan rendah untuk menyumbangkan rambut , setidaknya 25 cm sudah cukup.

Stella mengatakan bahwa dia akan terus menumbuhkan rambutnya dan menyumbangkan rambutnya. Selain itu, ia juga mengimbau mereka yang ingin memotong pendek rambut mereka di musim panas, untuk tidak membuang rambut mereka, tetapi untuk menyumbangkannya kepada mereka yang membutuhkan. (lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular